Breaking News:

Berita Aceh Barat

Puting Beliung Obrak-abrik Rumah Warga di Aceh Barat

Terjangan angin puting beliung yang terjadi pada, Sabtu (19/11/2022) hancurkan salah satu rumah warga di Lorong Punti, Gampong Suak Ribee, Aceh Barat

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI/SA'DUL BAHRI
Kondisi bangian atap rumah mmilik warga yang hancur akibat disapu angin puting beliung, di Lorong Punti, Gampong Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (19/11/2022) 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Terjangan angin puting beliung yang terjadi pada, Sabtu (19/11/2022) hancurkan salah satu rumah warga di Lorong Punti, Gampong Suak Ribee, Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu pagi, menyebabkan bangunan atap bagian dapur berterbangan sejauh 5 meter dari rumah tersebut, akibat disapu angin kencang.

Kondisi tersebut menyebabkan pemilik rumah saat itu terkejut dengan suara gemuruh angin tersebut, hingga mengangkat atap rumah milik Zulfikar (35) warga setempat.

Kondisi tersebut sempat disertai dengan hujan deras yang mengguyur daerah Meulaboh dan sekitarnya.

Baca juga: Darwati Posting Foto Pertama Bareng Irwandi Usai Bebas, Posisi Tangan Kak Dar Jadi Sorotan

Sementara rumah milik Zulfikar tersebut berada sekitar 500 meter dari bibir pantai, dan letak rumah tersebut juga sedikit jauh dari perumahan warga lainnya di desa tersebut.

“Putaran angin puting beliung tersebut melintas di bagian dapur dan tinggi sebuah pohon besar dekat rumah, sehingga lintasan angina tersebut mengangkat bangunan rumah bagian dapur rumah saya,” kata pemilik rumah rumah, Zulfikar kepada Serambinews.com, Sabtu (19/11/2022).

Disebutkan, saat kejadian itu dia bersama anak-anak dan istrinya di dalam, sehingga sempat menyaksikan kondisi yang terjadi saat itu, sehingga membuat keluarga sempat was-was dan panik saat itu.

Menurutnya, jika putaran angin tersebut mengenai bagian ruang tamu rumah dipastikan juga bagian atap akan tertangkap, karena angin tersebut sangat kuat.

Baca juga: Kapolres Bireuen Bawa Beras Kepada Korban Banjir di Makmur Bireuen

Dikatakan Zulfikar, usai kejadian dirinya mengumpulkan kembali atap seng yang bertaburan ke badan jalan dan rawa di dekat rumahnya.

Sementara kayu kuda-kuda sebagian ikut patah akibat kuatnya angin puting beliung tersebut.

“Akibat terjangan angin kencang yang merusak bangunan rumah saya, kalau kita taksiran kerugian mencapai puluhan juta rupiah,” ungkap Zulfikar.

Sementara akibat akibat kejadian tersebut juga tidak ada korban jiwa, akan tetapi hanya mengalami kerugian karena kerusakan bagian dapur saja yang dibangun secara permanen.(*)

Baca juga: Simpan Jadwal Lengkap Piala Dunia 2022 Qatar, Daftar Negara, Grup dan Waktu Tanding

Baca juga: Polisi Kembali Tangkap Dua Penambang Emas Ilegal di Pante Ceureumen

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved