Berita Pidie
Setelah Magang, 23 Pemagang Diterima di Tiga Rumah Sakit di Pidie
Penerimaan pemagang di RS Mufid, Citra Husada dan Klinik Utama Ummi setelah pekerja selesai magang di tiga rumah sakit tersebut, Selasa (21/11/2022)
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sebanyak 23 pemagang dikirim Forum Komunikasi Jejaring Pemagangan (FKJP) kerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk (Dinaskermobduk) Aceh diterima di tiga rumah sakit di Pidie.
Penerimaan pemagang di RS Mufid, Citra Husada dan Klinik Utama Ummi setelah pekerja selesai magang di tiga rumah sakit tersebut, Selasa (21/11/2022).
"Awalnya 25 pemagang bekerja di RS Mufid, Citra Husada dan Klinik Utama Ummi. Pemagang bekerja selama lima bulan yang berakhir masa magang pada tanggal 21 November 2022," kata Ketua FKJP Aceh, H Jamaluddin Jamil, kepada Serambinews.com, Selasa (21/11/2022).
Dikatakan, saat pemagang bekerja di tiga RS di Pidie, FKJP Aceh bersama Dinaskermobduk Aceh melakukan monitoring terhadap pelayanan pemagang yang diberikan kepada pasien di rumah sakit.
Baca juga: Ini Penjelasan Koordinator P3MD Aceh Terkait Dugaan Pungli oleh yang Dilaporkan LBH ke Kemendes
Pemagang berhasil bekerja dengan baik dalam mempraktikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah.
Sehingga, kata Jamaluddin, dari 25 pemagang, tercatat 23 pemagang menjadi staf di RS Mufid, Citra Husada dan Klinik Utama Ummi.
FKJP bekerjasama dengan Dinaskermobduk Aceh akan memagang kembali putra putri yang telah selesai kuliah.
"Kita bersyukur, 23 pemagang direkrut sebagai staf di tiga rumah sakit. Sebab, pemagang bisa mendapatkan kerja di tengah sulitnya mencari lapangan kerja," ujar mantan Ketua KNPI Aceh.
Baca juga: FKJP Aceh Monitoring 24 Pekerja Magang di Pidie, Ditampung di Tiga Rumah Sakit
Menurutnya, untuk mengurangi pengangguran, tentunya semua pihak harus terlibat memberikan dukungan penuh sehingga anak muda yang masih nganggur terus bisa berkurang.
Bahkan, saat dirinya menjadi Ketua KNPI Aceh telah membuat pelatihan skill terhadap 3.000 pemuda yang menyebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Aceh.
"Saat ini begitu susah mendapatkan lapangan kerja. Bagi warga memiliki skill mudah memperoleh pekerjaan. Makanya, saya mengajak kepada pihak untuk ikut terlibat dalam mengurangi pengangguran di Aceh," pungkasnya. (*)
Baca juga: Pasukan Keamanan Iran Gunakan peluru Tajam dan Senjata Berat Tumpas Demonstrasi di Kurdi