Sidang Pembunuhan Brigadir J

Kala Putri Candrawathi Minta Dirawat Dokter Pribadi, Hakim Jawab Begini

Pengacara Putri Candrawathi, Arman Hanis meminta kepada hakim agar kliennya dirawat oleh dokter pribadi. Hakim berikan jawaban begini.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Muhammad Hadi
Tangkap Layar Kompas TV
Pengacara Putri Candrawathi, Arman Hanis meminta kepada hakim agar kliennya dirawat oleh dokter pribadi. Hakim berikan jawaban begini. 

"Yang pertama itu kalau tidak salah bang Ricky," ungkap Daden.

"Yang kedua saya lupa, yang pertama pasti senior Yang Mulia. Kalau urutannya saya tidak ingat," tambahnya.

Kemudian hakim bertanya suapan ke berapa untuk Daden, momen ini kemudian membuat Putri Candrawathi nampak tertawa di persidangan.

"Kalau tidak salah saya terakhir Yang Mulia," jawab Daden.

"Atau saudara gak disuapin?" tanya balik hakim ketua.

Baca juga: Fakta Baru Kasus Ferdy Sambo, Kejadian di Magelang Terungkap hingga Asal-usul Anak Putri Candrawathi

Pertanyaan hakim tersebut pun membuat Putri Candrawathi tertawa di persidangan.

Kemudian langsung dijawab Daden, "saya disuapin (bapak) Yang Mulia".

Lalu hakim kembali bertanya kapan Putri Candrawathi menyuapi para ajudan.

"Itu (giliran) nasi tumpeng Yang Mulia," jawab Daden.

Putri Candrawathi dan Para Ajudan Blokir Nomor Reza Adik Brigadir J

Sebelumnya terungkap, Putri Candrawathi dan para ajudan blokir nomor kontak Bripda Reza Hutabarat yang merupakan adik kandung Brigadir J.

Hal itu diungkapkan Reza saat persidangan lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (2/11/2022).

Awal mulanya Reza ditanya terkait apakah ada pelaku selain Bharada Eliezer yang terlibat penembakan Brigadir J.

Adik kandung Yosua ini pun menjawab hanya mendengar informasi tersebut dari pemberitaan yang beredar di media massa.

"(Informasi) dari internal kami tidak ada," ungkap Reza dilihat Serambinews.com dari Kompas TV, Rabu.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved