Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Manfaatkan Musim Dingin Untuk Serang Ukraina

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkritik "formula teror" Rusia setelah negaranya dibombardir hingga 70 serangan rudal hanya dalam satu hari

Editor: bakri
AFP
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kedua kanan) mengambil bagian dalam upacara pengibaran bendera nasional di Kota Kherson 

MOSKOW - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengkritik "formula teror" Rusia setelah negaranya dibombardir hingga 70 serangan rudal hanya dalam satu hari.

Dilansir Independent, Volodymyr Zelensky mendesak PBB untuk mengambil tindakan atas strategi perang Vladimir Putin.

Pasukan Putin menargetkan infrastruktur energi vital di Ukraina, membuat warga kedinginan tanpa listrik di musim dingin.

"Hari ini kami telah menerima 70 rudal.

Itulah formula teror Rusia,” kata Zelensky melalui panggilan video ke ruang dewan PBB di New York, Kamis (24/11/2022).

Rumah sakit, sekolah, infrastruktur transportasi, dan daerah pemukiman juga semuanya terkena serangan Rusia.

Ukraina sedang menunggu untuk melihat "reaksi yang sangat tegas" dari dunia terhadap serangan udara Rusia hari Rabu, tambahnya.

Zelensky juga menyerukan agar Rusia tidak memberikan suara pada keputusan apa pun terkait tindakannya.

“Kita tidak bisa menjadi sandera satu teroris internasional,” katanya.

“Rusia melakukan segalanya untuk membuat generator energi menjadi alat yang lebih kuat daripada Piagam PBB.

Baca juga: Operator Jaringan Listrik Ukraina Sebut Kerusakan Jaringan Listrik Kolosal, Dampak Serangan Rusia

Baca juga: Warga Rusia Abaikan Sanksi Penerbangan Uni Eropa, Berduyun-Duyun ke Spanyol

” Linda Thomas-Greenfield, duta besar AS untuk PBB, mengatakan bahwa Putin jelas mempersenjatai musim dingin untuk menimbulkan penderitaan yang luar biasa pada rakyat Ukraina.

"Presiden Rusia mencoba membekukan Ukraina agar mereka tunduk, ujarnya.

Sementara itu Duta Besar Rusia untuk PBB, Vasily Nebenzya, memberi tanggapan atas pernyataan Zelensky.

Vasily Nebenzya mengeluh bahwa Zelensky tampil melalui video adalah suatu pelanggaran.

Ia juga menolak apa yang disebutnya "ancaman dan ultimatum sembrono" oleh Ukraina dan pendukungnya di Barat. (tribunnews.com)

Baca juga: Presiden Ukraina Minta Penduduk Batasi Pengunaan Listrik, Serangan Rusia Hancurkan Jaringan Listrik

Baca juga: Amerika Serikat dan Rusia Minta Turki Hentikan Serangan Udara ke Kurdi Suriah dan Irak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved