Breaking News

Berita Aceh Barat

Warga Protes Parkir Liar Karena Mengganggu Pedagang dan Arus Lalu Lintas

Pedagang di kawasan Jalan Gajah Mada Meulaboh depan RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh melakukan protes dengan meletakkan ban dan drum di sisi badan jalan

Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/SA’DUL BAHRI
Warga meletakkan drum dan ban bekas di sisi badan jalan Gajah Mada depan RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat sebagai bentuk protes agar tidak ada kendaraan roda empat yang parkir di depan toko tempat penjualan, Jumat (25/11/2022). 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Para pedagang di kawasan Jalan Gajah Mada Meulaboh depan RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh melakukan protes dengan meletakkan ban dan drum di sisi badan jalan.

Ini sebagai bentuk protes terhadap kendaraan yang parkir di depan ruko, karena mengundang kemacetan dan menghambat pembeli ke ketempat penjualan.

Antrian panjang hingga ke kedepan rumah sakit dan pertokoan warga ini sudah sangat mengganggu para pedagang di kawasan tersebut.

Termasuk telah mengundang kemacetan yang terjadi setiap hari selama ini.

Petugas kepolisian yang menertibkan sempat terjadi perdebatan dengan para sopir kendaraan dimana tetap ngotot untuk parkir di daerah tersebut.

Karena mengantre bahan bakar minyak (BBM) jenis solar di SPBU Jalan Manekroo.

Baca juga: Obat Herbal Untuk Turunkan Asam Urat, Bisa Konsumsi Air Rebusan 7 Dedaunan Ini, Berikut Cara Buatnya

“Antrean panjang sepanjang jalan di tikungan lampu merah dan di depan rumah sakit sudah sangat mengganggu masyarakat.

Kita minta masalah tersebut jangan dilakukan pembiaran yang tidak wajar lagi, karena sudah mengganggu pedagang dan arus lalu lintas,” ungkap Ketua Komunitas Peduli Keselamatan Bersama (KPKB) Aceh Barat, Rahmad Maulizar kepada Serambinews.com, Jumat (25/11/2022).

Menurutnya, ketidak wajaran tersebut patut untuk dilakukan dan kebijakan pemerintah dan kepolisian, sehingga masalah tersebut dapat segera teratasi dengan baik.

Sehingga para warga yang mencari rezeki jangan terganggu dengan parkir liar yang tidak wajar lagi yang tidak pernah terjadi di tahun-tahun sebelumnya.

Sementara para warga yang meletakkan ban dan drum di sisi jalan agar kendaraan tidak parker di daerah tersebut.

Karena menghambat pembeli ke warung-warung di daerah tersebut, sehingga bentuk protes yang dilakukan itu guna ada tindak lanjut baik dari kepolisian dan pemerintah setempat dengan kondisi yang terjadi saat ini.

Baca juga: Klarifikasi BNI Terkait Dokumen Saldo Rekening Bank Diduga Atas Nama Brigadir J Hampir Rp 100 T

Sementara Kapolres Aceh Barat, AKBP Pandji Santoso melalui Kasat Lantas Iptu Jufni menjelaskan, pihak setiap hari melakukan penertiban dan menegur para sopir kendaraan supaya tidak ada yang parkir di daerah itu.

Namun kondisi tersebut terulang disaat polisi tidak berada di tempat.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved