Internasional
Tentara Somalia Berhasil Bebaskan Hotel dari Militan Al-Shabab, Seorang Warga Inggris Tewas
Tentara Somalia menyerbu sebuah hotel di ibu kota Mogadishu untuk mengakhiri pengepungan hampir sehari oleh militan Al-Shabab pada Senin (28/11/2022).
SERAMBINEWS.COM, MOGADISHU - Tentara Somalia menyerbu sebuah hotel di ibu kota Mogadishu untuk mengakhiri pengepungan hampir sehari oleh militan Al-Shabab pada Senin (28/11/2022).
Namun, sebanyak sembilan orang tewas di gedung dekat kediaman presiden di ibu kota, kata polisi.
Seorang warga Inggris dilaporkan tewas dalam pengepungan tersebut, di mana pasukan keamanan Somalia, yang dilatih oleh AS dan Turki diperintahkan menghabisi militan.
Mohamed Sayid Hassan Elmi, yang tinggal di Birmingham, Inggris disebutkan sebagai salah satu korban tewas di Hotel Villa Rose.
Tembakan terdengar dari dalam hotel saat pasukan khusus memerangi militan lebih dari 12 jam setelah kelompok Islam menyerbu gedung di pusat Mogadishu.
Seorang juru bicara polisi mengatakan 60 warga sipil telah diselamatkan, seperti dilansir Reuters, Selasa (29/11/2022).
Baca juga: Tentara Somalia Kepung Militan Al-Shabab di Hotel, Baku Tembak Pecah. 4 Orang Tewas
Seorang menteri pemerintah mengatakan dia dan lainnya mendobrak pintu untuk melarikan diri setelah ditangkap di hotel seusai sahlat Isya ketika seorang pembom bunuh diri menyerang dan baku tembak pecah.
Serangan itu menggarisbawahi kemampuan berkelanjutan sekutu Al-Qaeda untuk melakukan serangan mematikan.
Pemerintah Presiden Hassan Sheikh Mohamud dilaporkan terus menekan serangan terhadap mereka.
"Operasi di hotel Rose telah selesai," kata Sadik Aden Ali, juru bicara kepolisian, merujuk pada hotel Villa Rose tempat pengepungan terjadi.
Ali mengatakan militan telah membunuh delapan warga sipil, kemudian satu tentara juga tewas dalam pengepungan itu.
"Lima tentara terluka, katanya.
Baca juga: KSRelief Salurkan Bantuan ke Yaman, Somalia dan Jordania, Makanan dan Baju Musim Dingin
Enam pejuang Al-Shabab terlibat dalam serangan itu, dengan satu meledakkan dirinya dan lima ditembak mati oleh pasukan keamanan.
Al-Shabab yang terkait dengan Al Qaeda, yang menguasai sebagian besar negara, mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.
Mereka mengatakan menargetkan istana presiden terdekat.
Al Shabab masih berusaha menggulingkan pemerintah.
Bahkan, berusaha mendirikan pemerintahannya sendiri berdasarkan hukum Islam, sering melancarkan serangan di Mogadishu dan tempat lain.
Pejabat pemerintah di Mogadishu sering menggunakan hotel Villa Rose untuk pertemuan. Beberapa pejabat juga tinggal di sana.(*)
Baca juga: Militan Al-Shabab Serang Pangkalan Militer Somalia, 10 Tentara Tewas
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ambulans-Larikan-Korban-Terluka-di-Somalia.jpg)