Senin, 20 April 2026

Berita Aceh Besar

TKW yang Sakit di Malaysia Tiba di Aceh

Aida Yusliani, Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang sakit parah di Malaysia, Senin (28/11/2022), tiba di Aceh

Editor: bakri
SERAMBINEWS/Hendri
Aida Yusliani digiring dengan menggunakan kursi roda menuju ambulance di Bandara SIM, Blang Bintang, Aceh Besar, Senin (28/11/2022). 

BANDA ACEH - Aida Yusliani, Tenaga Kerja Wanita (TKW) yang sakit parah di Malaysia, Senin (28/11/2022), tiba di Aceh.

Dengan menggunakan kursi roda, perempuan itu dibawa dari Bandara Sultan Iskandar Muda ke RSUZA Banda Aceh.

Selain sakit, perempuan asal Dusun Geumbak Mealon, Mon Ikeun, Kecamatan Lhoknga, itu juga didenda Rp 11 juta oleh pemerintah setempat karena tidak memiliki permit kerja.

Pemulangan Aida ke Aceh ditanggung sepenuhnya oleh Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali.

Sebelumnya, pada September lalu, dalam keterangan pada video yang diunggah, Aida mengaku kalau dirinya berada di rumah sakit dan mengalami kebas di seluruh tubuh, terutama anggota gerak selama dua tahun.

Aida juga menceritakan kondisi ekonominya dan keluarga.

Sehingga tidak memungkinkannya untuk pulang ke Aceh.

Ia berharap bantuan untuk bisa kembali ke kampung halaman.

Ketua DPRK Aceh Besar, Iskandar Ali, mengatakan, sudah sejak dua bulan lalu diurus kepulangannya.

Pada Minggu (27/11/2022), ia didampingi oleh Ketua Bireuen Bersatu Aceh Malaysia, Haikal dan Datok diterima langsung Wakil Dubes RI di Malaysia.

Dalam pertemuan tersebut, dirinya membicarakan proses pemulangan Aida kembali ke Aceh.

Baca juga: Kisah Pekerja Migran di Malaysia, TKW Aceh Utara Tujuh Tahun tak Pernah Terima Gaji

Baca juga: Kisah TKW di Arab Saudi, Dulu Tidur Sekamar dengan Majikan, Kini Sudah Menikah dan Bahagia

Kebab, Paspor Aida baru diperoleh dari Kedubes RI di Malaysia pada Minggu kemarin.

“Makannya dua bulan ini kita urus secara intens berkas milik Aida.

Dan baru kemarin diserahkan ke kita,” kata Iskandar kepada wartawan.

Sementara itu, Pj Bupati Aceh Besar, Muhammad Iswanto, mengatakan, pihaknya merasa bersyukur masyarakat Aceh Besar yang masih memiliki rasa keprihatinan dan kekeluargaan yang cukup kuat.

Ia memfasilitasi transportasi penjemputan di Bandara SIM dan pelayanan perawatan serta pengobatan Aida di RSUZA Banda Aceh.

Iswanto juga menjemput langsung warganya itu ke Bandara.

Untuk membantu pengobatan Aida, ia sudah mengirim langsung surat kepada Direktur RSUZA agar memberikan pelayanan kesehatan gratis saat tiba kembali ke Aceh.

"InsyaAllah besok jam satu siang Aida tiba di Bandara SIM, kita sudah sudah koordinasikan dengan RSUZA untuk menyediakan ambulans penjemputan agar bisa segera ditangani pengobatan," ujar Iswanto.

Dia berharap segala bantuan yang diberikan oleh semua pihak itu dapat meringankan beban warganya.

Ia mendoakan agar Aida dapat kembali sehat dan kembali berkumpul bersama keluarga.

“Saat ini Aida sudah langsung dibawa ke IGD RSUZA dan sudah disiapkan kamar.

Tinggal kita ikut SOP nya saja,” pungkasnya. (i)

Baca juga: Kisah TKW di Taiwan Kurang Tidur karena Harus Siap Layani Majikannya, Sabar Meski Sering Diamuk

Baca juga: Ketua DPRK Abes Iskandar Ali Bantu Kepulangan Aida, TKW Asal Lhoknga yang Sakit Parah di Malaysia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved