Breaking News:

Berita Banda Aceh

Batik Air Layani Rute Banda Aceh-Penang Mulai 15 Desember 2022

Ada kabar bahagian bagi warga Aceh yang sering bepergian ke Malaysia, baik itu dalam urusan pekerjaan, pendidikan ataupun pengobatan

Editor: bakri
TRIBUN JAMBI
BATIK AIR 

BANDA ACEH - Ada kabar bahagian bagi warga Aceh yang sering bepergian ke Malaysia, baik itu dalam urusan pekerjaan, pendidikan ataupun pengobatan.

Dimana, Batik Air member of Lion Air Group akan membuka rute penerbangan penumpang berjadwal internasional tanpa henti (non-stop) dari Banda Aceh melalui Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda di Aceh Besar (BTJ) ke Bandar Udara Internasional Pulau Pinang-Bayan Lepas, Penang, Malaysia (PEN), mulai 15 Desember 2022.

Informasi itu disampaikan Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangan tertulis yang diterima Serambi, Selasa (29/11/2022).

Dijelaskan, penerbangan rute internasional secara reguler ini dalam upaya, pertama, semakin mempermudah mobilitas para tamu (pelancong dan pebisnis) dari Indonesia bagian barat secara langsung yaitu Banda Aceh ke Penang pergi pulang (PP).

Koneksi penerbangan Lion Air Group lebih banyak dari Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda (connecting flight) tujuan Medan Kualanamu, Batam, Padang, Palembang, Pekanbaru.

Kemudian Gunungsitoli, Jambi, Lhoksumawe, Meulaboh, Padang Sidempuan, Sibolga, Silangit, Simeulue, Takengon, Jakarta Soekarno-Hatta, Jakarta Halim Perdanakusuma, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Lombok serta kota tujuan lainnya.

Sementara penerbangan lanjutan dari Penang tersedia rute tujuan Kuala Lumpur, Malaka, Thailand serta terkoneksi ke negara-negara lainnya.

Kedua, memberikan pilihan baru terbang dari Indonesia ke Malaysia yaitu Penang setelah tujuan Kuala Lumpur dari Jakarta, Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, di Tangerang Banten (CGK), Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya (SUB), Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) dan Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar (UPG) serta rute Pekanbaru (PKU) tujuan Malaka (MKZ).

Ketiga, berkontribusi sebagai salah bentuk dukungan dalam percepatan pemulihan perekonomian secara regional (kedua negara) di kawasan Asia Tenggara sejalan membantu menggerakkan sektor perdagangan, pariwisata serta sektor yang lain.

“Keempat, mendukung pengembangan potensi daerah dan negara untuk aksesibilitas pebisnis, pelancong dan logistik berbagai negara yang terhubung dari Indonesia.

Optimis, memperkuat daya saing potensi perdagangan global (semakin efektif dan efisien),” sebut Danang.

Baca juga: Tak Hanya Kaesang, 4 Selebritis Ini Juga Keluhkan Buruknya Pelayan Batik Air

Baca juga: Kronologi Ari Lasso Ditinggal Pesawat Batik Air di Singapura, Ucap Terima Kasih Tiketnya Diganti

Ketersediaan penerbangan dengan jadwal yang tepat, kata Danang, akan semakin membantu dalam perkembangan destinasi di Indonesia dan negara bagian Malaysia sesuai program masing-masing pemerintah.

“Konektivitas ‘Indonesia Bagian Barat’ akan terbuka sebagai salah satu pusat ekonomi baru yang mempunyai keunggulan di bidang bisnis, perdagangan, industri kreatif, jasa dan sektor lainnya,” sebutnya.

Saat ini Penang masih menjadi salah satu primadona bagi masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat yang memerlukan kebutuhan wisata medis.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved