Breaking News:

Berita Jakarta

Zulhas Kabur Saat Ditanya Kasus Suap Rektor Unila

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) kabur saat ditanya soal kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa di Universitas Lampung

Editor: bakri
Antara Lampung/Damiri
Sidang lanjutan pemeriksaan saksi terhadap terdakwa Andi Desfiandi dalam kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa baru di Unila, di Pengadilan Negeri Tanjungkarang Kelas IA, BandarLampung, Rabu (23/11/2022). 

JAKARTA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan ( Zulhas) kabur saat ditanya soal kasus dugaan suap penerimaan mahasiswa di Universitas Lampung ( Unila) yang menyeret namanya.

Ditemui usai pertemuan dengan para Ketua Umum Koalisi Indonesia Bersatu (KIB), Zulhas buru-buru meninggalkan lokasi dan masuk mobil.

"Udah, besok lagi, besok lagi," kata Zulhas dari dalam mobilnya di rumah makan Bunga Rampai, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (30/11/2022).

Nama Zulhas disebut oleh Rektor Unila nonaktif, Karomani saat menjadi saksi kasus dugaan suap untuk terdakwa Andi Desfiandi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bandarlampung.

Karomani menyebut seorang calon mahasiswa berinisial ZAG dititipkan oleh Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Lampung Ary Meizari Alfian, yang mengatakan bahwa calon mahasiswa itu adalah keponakan Zulhas.

"Saya diberi tahu oleh Ary, 'ZAG ini keponakan Pak Zulkifli (Hasan), tolong dibantu'.

Saya bilang asal sesuai SPI dan nilai passing grade-nya, passing grade 500 ke atas bisa dibantu," ucap Karomani.

Karomani mengklaim tak tahu jika ZAG lulus meski passing grade-nya hanya mencapai 480.

"Nilai ZAG di bawah 500, baru saya tahu setelah penyidikan karena saya tidak cek satu-satu.

Baca juga: Zulhas Minta PAN Aceh Perkuat Caleg DPR RI dari Tanoh Rencong

Baca juga: LSM Laporkan Zulhas ke Bawaslu Buntut Bagikan Minyakita Sambil Promosi Anak

Kalau saya tahu dari awal, pasti saya batalkan kelulusannya masuk Unila," kata Karomani.

Andi Desfiandi menjadi terdakwa perkara dugaan suap terhadap Karomani dalam seleksi penerimaan mahasiswa baru Unila tahun 2022.

Selain Andi Desfiandi, dalam perkara tersebut, KPK juga menetapkan Karomani, Wakil Rektor I Bidang Akademik Unila Heryandi, dan Ketua Senat Unila Muhammad Basri sebagai tersangka. (cnnindonesia.com)

Baca juga: Menteri Perdagangan Zulhas Minta Waktu Satu Bulan untuk Selesaikan Kisruh Harga Minyak Goreng

Baca juga: Desi Amelia Pastikan Terjun ke Bursa Pilkada Aceh Tamiang, Dapat Sinyal dari Zulhas

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved