Internasional
Gara-Gara Pertengkaran Keluarga Pasien dan Tim Medis, Perawat Hamil Keguguran, Ini Kronologinya
Pertengkaran hebat sempat terjadi antara keluarga pasien dan tim medis rumah sakit di Mesir Utara.
Sehingga, mendorong juru bicara militer Gharib Abdel-Hafez untuk berkomentar.
Dia menyatakan akan mengikuti dengan cermat insiden di Rumah Sakit Pusat Quesna dan memberikan penghormatan penuh terhadap supremasi hukum.
Dia menyerukan penyelidikan menyeluruh atas masalah ini.
Baca juga: Warga di Bireuen Cukup Bawa KK atau KTP untuk Berobat di Rumah Sakit dan Puskesmas
Kejadian itu bermula ketika seorang laki-laki, ditemani saudara laki-lakinya dan sejumlah perempuan, membawa seorang pasien perempuan yang menderita pendarahan ke ruang gawat darurat rumah sakit.
Saat itu, semua dokter kandungan sibuk dengan operasi lainnya.
Ketika perawat memberi tahu dokter tentang perincian kasusnya, dia meminta USG dan beberapa tes medis dilakukan sampai operasi yang sedang berlangsung selesai.
Tetapi pria yang menemani pasien tersebut meminta perawatan medis segera.
Dia juga dilaporkan menghina staf rumah sakit.
Menurut para perawat, para wanita yang menemani pasien juga mulai mengancam mereka dengan penyerangan.
Dua orang kemudian memasuki bangsal wanita dan memukuli para perawat di departemen tersebut.
Pendamping pasien membenarkan tindakannya dengan alasan petugas medis lalai dan sengaja menunda pertolongan kepada pasien.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Rumah-Sakit-Pemerintah-di-Mesir-Utara.jpg)