Breaking News:

Internasional

Pasukan Irak Bubar Paksa Demonstran, Dua Orang Tewas Tertembak di Nassiriya

Pasukan keamanan Irak membubarkan paksa aksi demonstrasi di di selatan Kota Nassiriya pada Rabu (7/12/2022) malam.

Editor: M Nur Pakar
AP
Warga melakukan demonstrasi sambil membawa peti korban penembakan tentara di Nassiriya, Irak, Rabu (7/12/2022) malam. 

SERAMBINEWS.COM, BAGHDAD- Pasukan keamanan Irak membubarkan paksa aksi demonstrasi di di selatan Kota Nassiriya pada Rabu (7/12/2022) malam.

Pasukan Irak menggunakan peluru tajam, sehingga dua demonstran tewas di lokasi kejadian.

Dilansir Reuters, Kamis (8/12/2022), sebanyak 16 demonstran terluka terkena peluru tajam.

Pasukan keamanan berusaha memindahkan mereka dari jembatan dan alun-alun, kata sumber tersebut.

Polisi mengatakan demonstran melemparkan batu ke pasukan keamanan, melukai 17 orang.

Seorang saksi mengatakan massa kemudian berkumpul di luar kamar mayat rumah sakit, menuntut pembebasan kedua jenazah.

Baca juga: Irak Pindahkan Pasukan Keamanan ke Perbatasan Iran dan Turkiye, Cegah Serangan Berulang ke Kurdi

Sekitar 300 orang ikut serta dalam demonstrasi yang digelar untuk memprotes penangkapan baru-baru ini yang menargetkan para aktivis di kota Nassiriya yang berpenduduk mayoritas Syiah.

Para demonstran turun ke jalan menentang keputusan pengadilan minggu ini yang menghukum Hayder Hamid Al-Zaidi (20) tiga tahun penjara atas dugaan kritikan terhadap milisi yang disetujui negara.

Zaidi yang aktif dalam protes populer anti-pemerintah yang dimulai pada Oktober 2019, dijatuhi hukuman pada Senin (5/12/2022) di pengadilan pidana Baghdad atas komentar di Twitter yang menurutnya tidak dia tulis.

Dia telah didakwa di bawah pasal hukum pidana yang melarang secara terbuka menghina lembaga atau pejabat pemerintah mana pun.

Al-Zaidi ditangkap atas tweet tersebut pada bulan Juni dan dibebaskan setelah 16 hari dengan jaminan. Dia menyatakan bahwa akunnya diretas.

Itu menjadi demonstrasi mematikan pertama sejak pemerintahan baru dibentuk oleh Perdana Menteri Mohammed Shia Al-Sudani pada Oktober 2022.(*)

Baca juga: Dituduh Sebagai Agen Mata-Mata Mossad Israel, Iran Mengeksekusi Empat Orang

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved