Breaking News:

Internasional

Arab Saudi dan China Tandatangani 35 Kesepakatan Senilai Rp 467 Triliun Selama Kunjungan Xi Jinping

Hubungan bisnis China dengan Arab Saudi telah meningkat secara signifikan berkat penandatanganan 35 perjanjian investasi yang melibatkan organisasi

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Raja Salman dari Arab Saudi dan Presiden China Xi Jinping menandatangani sejumah kesepakatan di Istana Al-Yamama, Riyadh, Kamis (8/12/2022). 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Hubungan bisnis China dengan Arab Saudi telah meningkat secara signifikan berkat penandatanganan 35 perjanjian investasi yang melibatkan organisasi dari kedua negara.

Rakit kesepakatan datang selama kunjungan Presiden China Xi Jinping ke Kerajaan.

Mereka mencakup berbagai sektor, termasuk energi hijau, teknologi, dan layanan cloud.

Transportasi, logistik, industri medis, konstruksi dan manufaktur juga tercakup dalam kesepakatan, seperti proyek petrokimia, pembangunan perumahan dan pengajaran bahasa Cina.

Perjanjian tersebut bernilai sekitar $30 miliar, sekitar Rp 468 triliun terjadi ketika China berupaya menopang ekonominya yang terkena Covid-19.

Namun, Kerajaan terus mendiversifikasi aliansi ekonomi dan politiknya sejalan dengan Visi 2030, seperti dilansir Arab News, Jumat (9/12/2022).

Baca juga: Arab Saudi dan China Prioritaskan Perkuat Hubungan, Ini Hasil Kesepakatan Kunjungan Xi Jinping

Penandatanganan perjanjian diawasi oleh Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan Presiden Xi Jinping dengan rencana penyelarasan pertama antara Visi Kerajaan 2030 dan Inisiatif Sabuk dan Jalan China.

Kesepakatan lain melihat nota kesepahaman di bidang energi hidrogen yang ditandatangani oleh Pangeran Abdulaziz bin Salman, Menteri Energi Arab Saudi, dan He Lifeng, ketua Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional China.

Walid bin Mohammed Al-Samaani, Menteri Kehakiman Kerajaan, dan Wang Yi, anggota dewan negara dan menteri luar negeri China, menandatangani perjanjian kerjasama dan bantuan yudisia.

Khususnya, dalam kasus status sipil, komersial dan pribadi.

Sebuah nota kerja sama untuk mengajar bahasa Mandarin ditandatangani oleh Yousef bin Abdullah Al-Benyan, Menteri Pendidikan Arab Saudi, dan Wang Yi dari China.

Investasi langsung akan didorong melalui MoU yang ditulis oleh Khalid bin Abdulaziz Al-Falih, menteri investasi Kerajaan, dan Wang Wentao, menteri perdagangan China.

Baca juga: Raja Salman dan Presiden China Xi Jinping Tandatangani Sejumlah Kesepakatan di Riyadh

Rencana aksi untuk mengaktifkan ketentuan memorandum kerja sama perumahan juga disepakati, dan ditandatangani oleh Majid Al-Hogail, menteri kota, urusan pedesaan dan perumahan Arab Saudi, dan Wang Wentao dari China.

Penandatanganan MoU dan kesepakatan ini diikuti dengan upacara di mana presiden China menerima gelar doktor kehormatan di bidang administrasi dari Universitas King Saud.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved