Konflik Rusia Vs Ukraina

AS akan Kirim Rudal Patriot ke Ukraina

Amerika Serikat (AS) sedang menyelesaikan rencana untuk mengirim sistem pertahanan udara Patriot ke Ukraina

Editor: bakri
Anthony Sweeney/U.S. Army Europe
Rusia memperingatkan NATO akan menjadi target militer Moskow jika nekat memasok rudal Patriot ke Ukraina. 

WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) sedang menyelesaikan rencana untuk mengirim sistem pertahanan udara Patriot ke Ukraina.

Dua pejabat AS yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan, Washington dapat mengumumkan keputusan itu secepatnya pada Kamis (15/12/2022).

Patriot dianggap sebagai salah satu sistem pertahanan udara AS yang paling canggih.

Sekutu AS di seluruh dunia berlomba-lomba untuk mendapatkan sistem pertahanan ini.

Sebelumnya, mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev telah memperingatkan NATO agar tidak memperlengkapi Kiev dengan pertahanan rudal Patriot.

Dia mengatakan, kemungkinan Kremlin akan melihat langkah tersebut sebagai peningkatan eskalasi.

Sistem Patriot akan membantu Ukraina mempertahankan diri dari gelombang serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia yang telah menghantam infrastruktur energi negara itu.

Serangan ini membuat warga Ukraina menghadapi pemadaman listrik, pemanas, dan air di tengah musim dingin.

Seorang pensiunan letnan kolonel Angkatan Darat dan mantan pemimpin kebijakan Ukraina di Gedung Putih, Alexander Vindman, mengatakan, mendapatkan kemampuan pertahanan udara Patriot akan sangat signifikan bagi pemerintah Kiev.

"Ini akan cukup mampu menghadapi banyak tantangan berbeda yang dimiliki Ukraina, terutama jika Rusia membawa rudal balistik jarak pendek dari Iran," ujar Vindman.

Pentagon menolak berkomentar mengenai rencana pengiriman sistem Patriot.

Sementara Ukraina juga enggan berkomentar.

Baca juga: Ukraina Minta Rudal Patriot dan Sistem Pertahanan Udara Canggih, Amerika Serikat Tolak Berikan

Baca juga: Jika Nekat Pasok Rudal Patriot ke Ukraina, Rusia Ancam NATO akan Jadi Target Militer Moskow

Kantor Kepresidenan Ukraina mengatakan, Kiev mengadakan pembicaraan militer tingkat tinggi dengan Washington pada Selasa (13/12/2022).

Salah satu pejabat AS mengatakan, pasukan Ukraina kemungkinan akan menerima pelatihan di Jerman sebelum peralatan Patriot dikirim.

Vindman menyatakan, pelatihan itu bisa memakan waktu beberapa bulan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved