Senin, 11 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Aceh Barat Bangun Jaringan Pemasaran Komoditi, Dukung Ketahanan Pangan

Dinas Pertanian Aceh Barat telah membangun jaringan pemasaran komoditi hasil pertanian milik petani di daerah tersebut

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/SA’DUL BAHRI
Safrizal, Kadis Pertanian Aceh Barat 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH – Guna mendukung ketahanan pangan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Pertanian Aceh Barat telah membangun jaringan pemasaran komoditi hasil pertanian milik petani di daerah tersebut, terutama tentang komoditi tanaman pangan jenis jagung, sebagai upaya menjaga dan melestarikan ketahanan pangan di wilayah ini.

Para jaringan yang telah dibangun tersebut siap menampung hasil panen seperti jagung, sehingga untuk petani tidak harus memikirkan masalah tersebut atau soal pemasaran, dan jika ada permasalahan menyangkut hasil panen jagung petani juga bisa berkoordinasi dengan Dinas Pertanian.

“Alhamdulillah kita telah mendapatkan jaringan pemasaran itu, dan mereka telah menyatakan kesiapannya untuk menampung jagung petani di Aceh Barat,” kata Kadis Pertanian Aceh Barat Safrizal, Senin (19/12/2022).

Dikatakannya, bahwa koordinasi jaringan pemasaran tersebut, juga atas petunjuk dan arahan dari Pj Bupati Aceh Barat, Drs Mahdi Efendi, sebagai tindak lanjut untuk menjaga ketahanan pangan di Aceh Barat, serta juga terkait untuk melindungi daya ungkit ekonomi petani Aceh Barat.

“Kami telah menerima masukan dan instruksi dari Pak Pj Bupati Aceh Barat, terkait pembukaan dan koordinasi hasil pemasaran jagung petani tersebut,” tutur Safrizal.

Baca juga: Kunjungan Kapal Pesiar akan Berdampak Positif Bagi Geliat Pariwisata dan UMKM di Kota Sabang

Pada sisi lain Safrizal mengatakan, bahwa kondisi cuaca yang terhitung ekstrem terutama dalam kaitan musim hujan, membuat ada produksi jagung petani yang tak bisa dijemur.

Sementara itu adalah jalan satu satunya, karena pabrik hanya menerima jagung dalam kondisi rendemen air tertentu, termasuk tingkat prosentase patahannya.

“Ini benar benar karena faktor cuaca dan bukan justru sebagai upaya pembiaran.

Insya Allah tahun mendatang kita akan mencari solusi, misalnya membuat pengeringan masinal, tergantung kondisi keuangan daerah,” tutur Safrizal.

Baca juga: Guru Besar USK : Anies Baswedan Mengepung Pulau Jawa, Surya Paloh Mainkan Sandiwara

Sementara Pj Bupati Aceh Barat yang dihubungi secara terpisah, mengaku telah menginstruksikan jajarannya untuk membuka dan mengkoordinasikan jalur pemasaran komoditi jagung petani Aceh Barat.

“Saya sendiri juga telah menghubungi langsung pihak pabrikan, Alhamdulillah mereka menanggapi dengan sangat positif,” ujar Mahdi.

Saat dihubungi baru saja turun ke lapangan untuk mengecek langsung kondisi riil usaha budidaya jagung oleh petani yang terlibat dalam ketahanan pangan dan mendapati situasi yang sebenarnya, yakni karena faktor cuaca.(sb)

Baca juga: Selebrasi Timnas Argentina Usai Juarai Piala Dunia 2022: Ada Tarian Hening Cipta Untuk Kylian Mbappe

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved