Berita Lhokseumawe
Pj Wali Kota Paparkan Upaya Pengendalian Inflasi di Lhokseumawe
Pemko Lhokseumawe telah memanfaatkan Dana BTT dan Pengelolaan Dana Insentif Daerah (DID) untuk penanganan inflasi di daerah ini.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Pj Walikota Lhokseumawe Dr Drs Imran, Kepala Bank Indonesia Gunawan, dan Kepala OPD terkait menghadiri rapat koordinasi pengendalian inflasi yang dipimpin Mendagri M Tito Karnavian secara zoom meeting, Senin (26/12/2022).
Rakor di tingkat kementerian ini juga diikuti sejumlah lembaga terkait lainnya seperti Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Pangan Nasional (BPN). Juga diikuti Gubernur, bupati/walikota seluruh Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Pj Wali Kota Lhokseumawe Dr Imran, memaparkan kalau Kota Lhokseumawe sebagai daerah Best Practice yang paling mampu mengendalikan inflasi dengan nilai rata-rata inflasi 4,42 persen atau lebih tinggi dibandingkan sasaran target inflasi pemerintah 3 % ± 1 % .
Kota Lhokseumawe telah memanfaatkan Dana BTT dan Pengelolaan Dana Insentif Daerah (DID) untuk penanganan inflasi di Kota Lhokseumawe, melalui berbagai program.
Di antaranya, operasi pasar dan KPSH serta pasar murah, perluasan kerja sama daerah, optimalisasi fasilitasi distribusi pangan strategis, operasi pasar bekerjasama dengan BUMN, bazar UMKM mingguan sejak 6 November 2022, penanaman cabai dan bawang (binaan dari BI), penguatan infrastruktur TIK, digitalisasi, data dan informasi pangan, pengembangan produk UMKM, serta pengawasan harga pasar.
“Sampai saat ini, kami terus menggalakan gerakan tanam bahan pokok dan tentunya terus memantau kestabilan harga bahan pokok di pasar, " ujar Dr Imran.(*)
Baca juga: Ketua Kadin Minta Pj Wali Kota Lhokseumawe Segera Tuntaskan Soal Kisruh PTPL
Baca juga: Pemerintah Aceh Kembali Operasi Pasar di 85 Lokasi, Untuk Stabilisasi Harga Pangan dan Tekan Inflasi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/inflasi-secara-zoom.jpg)