Besok Pemilihan Ketua IMI Aceh, Ketua Klub: Musprov Harus Profesional
Jika kemudian kami mendapati dugaan ini benar-benar terjadi di lapangan, kami dan beberapa klub di Aceh akan melayangkan mosi tidak percaya
Laporan Yocerizal | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Aceh dijadwalkan melaksanakan musyawarah provinsi (musprov) pada Rabu (28/12/2022) besok, di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh.
Terkait hal itu, sejumlah ketua klub mengharapkan penyelenggaraan Musprov berjalan profesional dan sesuai dengan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).
“Ya, kita minta panitia penyelenggara mengelola kegiatan dengan tetap bersikap profesional dalam penetapan calon ketua dan klub peserta yang memiliki hak suara,”
“Sesuai dengan aturan yang tertera dalam AD/ART IMI, tanpa ada tekanan dan kepentingan dari pihak manapun,” kata Ketua Umum Pengurus Club Grasstrack Aceh Tamiang, Elfian Raden SE alias Pak Epi dalam siaran pers yang diterima Serambinews.com.
Mantan Ketua Korwil IMI Aceh Tamiang ini menduga ada beberapa peserta klub yang belum memiliki hak suara, akan tetapi terdaftar sebagai peserta pemilih dalam musyawarah ini.
“Kegiatan ini kami lihat seperti kurang professional dan kurang terbuka kepada klub-klub yang ada di Aceh,”
“Sehingga seolah-olah ada tekanan dan kepentingan dari pihak luar sehingga keterbukaan informasi tidak tercerminkan dari kegiatan ini,”
“Ya ini kan klub hobi dan olahraga, jadi kita harapkan jangan sampai dirusak oleh kepentingan manapun serta jangan dipolitisasi,” sambungnya.
Ketua Club LAP, Zul Ardi, juga meminta hal yang sama. Dia meminta agar tim penjaringan benar-benar profesional dalam memverifikasi bakal calon yang telah mendaftar sesuai dengan AD/ART, tanpa ada tekanan dari pihak manapun.
“Karena disinyalir adanya bakal calon ketua menggunakan KTA klub bodong serta adanya permainan perubahan petunjuk pelaksanaan/juklak panitia Musprov IMI Aceh yang bertentangan dengan AD/ART,”
“Kami meminta pelaksana kegiatan musyawarah provinsi ini bersikap adil dan professional, agar aturan didalam AD/ART IMI tidak ada yang dikangkangi,” tegas Zul Ardi.
Meski begitu, Ketua Umum Pengurus Club Grasstrack Aceh Tamiang, Elfian Raden SE, mengaku tetap mendukung penuh pelaksanaan kegiatan Musyawarah Provinsi IMI Aceh.
Baca juga: Arab Saudi Gelar Kontes Kecantikan Unta, Ribuan Pengunjung Berdatangan Setiap Akhir Pekan
Baca juga: Pegunungan Al-Jabal dan Alkan di Provinsi Tabuk Tertutup Salju, Wisatawan Lokal Mulai Berdatangan
Baca juga: PILU Suami Wanita Ini Selingkuh dan Berzina dengan Mertua selama 5 tahun, Ketahuan Digrebek Warga
Tetapi, profesionalisme dan aturan tetap harus menjadi fokus utama dalam penyelenggaraan kegiatan ini.
“Jika kemudian kami mendapati dugaan ini benar-benar terjadi di lapangan, kami dan beberapa klub di Aceh akan melayangkan mosi tidak percaya kepada penyelenggara,” pungkas Elfian.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/logo-imi-aceh.jpg)