Berita Banda Aceh
UMKM Tangguh Bank Aceh Rasa Mewah Ala Burgerlah
Burgerlah mendapatkan pembiayaan KUR Syariah yang seluruhnya digunakan untuk menyewa dan mendekorasi toko sesuai dengan konsep bisnis mereka
Mereka juga menyempurnakan dapur agar tetap bisa menyajikan burger yang higienis sesuai dengan ciri khas usaha mereka sejak awal beroperasi.
Jika tak ada aral melintang, Andika dan rekan-rekan berencana membuka usaha lebih awal dengan menyajikan sarapan ala warga Amerika Serikat, seperti pancake.
“Saya belum menghitung kenaikan omzet saat ini.
Tapi sejak pindah ke toko, ada kenaikan penjualan yang kami rasakan,” kata Andika.
“Pelanggan juga bisa menikmati Burgerlah di tempat.
Kami mendisain tempat yang benar-benar nyaman untuk kongkow sambil menikmati burger,” tambahnya.
Burgerlah juga memanfaatkan media sosial dan aplikasi penyedia jasa pengantaran makanan untuk menjangkau pelanggan.
Menu-menu Burgerlah dapat diakses di Instagram: burger_lah dan aplikasi GoFood dan GrabFood.
Sebagai pendatang baru di bisnis kuliner, Andika, Dwiki dan Indra kudu hati-hati dalam mempersiapkan setiap langkah bisnis.
Baca juga: Bank Aceh Optimalkan Setoran Haji, Jadi Mitra Terbaik BPKH
Mereka memulai bisnis ini dengan modal Rp 20 juta.
Burgerlah membidik konsumen kelas menengah ke atas.
Harga burger yang mereka jual mulai dari Rp 30 ribu hingga Rp 60 ribu.
Keberanian mematok harga tinggi ini dibarengi dengan jaminan mutu.
Mereka hanya memilih bahan-bahan spesial untuk membuat burger.
Mulai roti hingga daging, semua menggunakan bahan makanan berkualitas.