Internasional

Bentrokan Meletus di Jenin, Pasukan Israel Bunuh Dua Pria Palestina

Pasukan Israel membunuh dua pria Palestina saat bentrokan meletus di Jenin, Tepi Barat, Senin (02/01/2023).

Editor: M Nur Pakar
AFP
Pasukan Israel melakukan operasi militer di Kota Jenin, Palestina, Senin (12/12/2022). 

SERAMBINEWS.COM, RAMALLAH - Pasukan Israel membunuh dua pria Palestina saat bentrokan meletus di Jenin, Tepi Barat, Senin (02/01/2023).

Konfrontasi meletus ketika pasukan Israel memasuki sebuah desa Palestina di Tepi Barat yang diduduki, kata pejabat kesehatan Palestina.

Kedua pria itu tewas di Desa Kafr Dan dekat kota utara Jenin.

Militer Israel mengatakan memasuki Kafr Dan pada Minggu (01/01/2023) malam untuk menghancurkan rumah dua pria bersenjata Palestina yang membunuh seorang tentara Israel selama baku tembak pada September 2022.

Dilansir AFP, Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi mereka yang tewas bernama Samer Houshiyeh (21) dan Fouad Abed (25).

Houshiyeh ditembak beberapa kali di dada, menurut Samer Attiyeh, direktur Rumah Sakit Ibnu Sina di Jenin.

Baca juga: Warga Palestina Mengingat Tragedi 2022, Menjadi Tahun Terburuk Dibantai Israel

Attiyeh awalnya mengatakan Abed berusia 17 tahun, tetapi kementerian kemudian menyebutkan usianya 25 tahun.

Sebuah kelompok bersenjata, Brigade Martir Al Aqsa, kemudian mengklaim Houshiyeh sebagai anggotanya.

Kelompok itu, sebuah cabang dari partai Fatah Presiden Palestina Mahmoud Abbas, menerbitkan foto lama di mana Houshiyeh telah memposting dengan senapan.

Video di media sosial menunjukkan tubuhnya dibungkus dengan bendera kelompok bersenjata saat ibunya dan pelayat lainnya mengucapkan selamat tinggal.

Tahun 2022 menjadi yang paling mematikan di Tepi Barat dan Jerusalem Timur sejak 2006.

Militer Israel melakukan serangan hampir setiap hari ke kota-kota Palestina tahun lalu, menewaskan lebih dari 150 warga Palestina.

Baca juga: Palestina Khawatirkan Pemerintah Israel Dibawah Netanyahu Akan Mencaplok Sisa Tanah Tepi Barat

Tentara Israel mengatakan sebagian besar warga Palestina yang tewas adalah militan.

Tetapi para pemuda pelempar batu yang memprotes penyerangan dan lainnya yang tidak terlibat dalam konfrontasi juga telah dibunuh.

Israel merebut Tepi Barat, bersama dengan Yerusalem timur dan Jalur Gaza, dalam perang Timur Tengah 1967 dan Palestina mencari wilayah itu untuk negara masa depan.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved