Minggu, 19 April 2026

Berita Bireuen

Haul Abon Samalanga Bireuen, Ini Pesan Abu MUDI

Doa dan zikir bersama memperingati Haul Allah Yarham Abon H Abdul Aziz bin M Saleh (Abon Samalanga) yang ke 35 tahun ini. Berikut pesan Abu Mudi

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBI/YUSMANDIN IDRIS
Abu Usman Kuta Krueng, Senin (2/1/2023) memimpin doa, samadiah dan zikir bersama di masjid Poe Teumeureuhoem, komplek Dayah MUDI Mesjid Raya, Samalanga Bireuen memperingati Haul Allah Yarham Abon H Abdul Aziz bin M Saleh (Abon Samalanga) yang ke 35 tahun ini. 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Ribuan jamaah mulai dari santri, alumni, pimpinan dayah/pesantren dari berbagai kabupaten/kota  para pejabat Bireuen dan kabupaten/kota lainnya serta tingkat provinsi dan berbagai
unsur lainnya, Senin (2/1/2022) berdoa dan berzikir di Masjid Poe Teumeureuhoem, komplek Dayah MUDI Mesjid Raya, Samalanga Bireuen.

Doa dan zikir bersama memperingati Haul Allah Yarham Abon H Abdul Aziz bin M Saleh (Abon Samalanga) yang ke 35 tahun ini.

Dalam kegiatan tersebut, Tgk H Hasanoel Bashry atau lebih dikenal Abu MUDI menyampaikan sejumlah nasehatnya. 

Tgk Mursalin selaku Humas MUDI Samalanga kepada Serambinews.com, Selasa (3/1/2023) malam mengatakan, dalam kegiatan doa, samadiah dan zikir bersama Abu MUDI menyampaikan beberapa nasehatnya.

Antara lain mengharapkan Rabithah alumni untuk diaktifkan di semua kabupaten/kecamatan termasuk di luar daerah jika diperlukan.

Kemudian, para alumni diharapkan untuk memfasilitasi para alumni perempuan untuk aktivitas ilmu dalam rangka mengajar dan dakwah sesuai dengan ketentuan hukum dalam mazhab Imam Syafi’i.

Baca juga: HAUL Abon Samalanga Tahun Ini Diisi Dengan Berbagai Kegiatan, Ini Jadwalnya

Nasehat lainnya, kata Tgk Mursalin, dayah MUDI merupakan dayah yang diwarisi oleh guru Al Marhum Abon  Abdul Aziz yang meneruskan estafet dari almarhum Abi Hanafiah serta para masyaikh lainnya dengan tradisi Beut Seumeubeut.

Oleh karena itu, Abu MUDI memesankan, kepada seluruh alumni menjadikan beut seumeubeut sebagai ideologi  dalam hati dan melaksanakan sepanjang waktu dalam rangka membesarkan MUDI dan seluruh dayah cabang Al Aziziyah yang tersebar di seluruh Aceh dan luar Aceh. 

Baca juga: 26 Jamaah Umrah Aceh Barat Bukan Diterbang Ke Arab Saudi, Tapi Sudah 19 Hari Diinapkan di Bogor

“Tastafi, HUDA dan Rabithah Thaliban Aceh adalah organisasi yang saya didirikan, saya titip ketiga organisasi  bagi
seluruh alumni  untuk terlibat aktif bersama  para alumni dayah lainnya dan juga bersama para ulama yang beraliran Ahlussunnah Waljamaah Al Asy'ariyah – Al Maturidiah untuk membesarkan tiga organisasi tersebut,” ujar Abu MUDI sebagaimana disampaikan Tgk Mursalin kepada Serambinews.com.

Ditambahkan, selain tiga organisasi tersebut, para alumni juga diharapkan membangun silaturahmi  yang
kuat dan kerjasama dengan baik dengan seluruh ormas-ormas keislaman yang memperjuangkan isu-isu  keislaman sesuai dengan prinsip aqidah, Ahlussunnah Waljama’ah Al Asy’ariyah Al Maturidiah. 

Baca juga: Bolehkan Membatalkan Nazar? Begini Penjelasan Ulama Aceh Abu Mudi

Dalam urusan aktivitas sosial dan politik sudah ada  prinsip yang menjadi pegangan bersama para seluruh ulama dan ureung dayah, yaitu hasil keputusan Silaturrahmi Ulama  Aceh (SUA).

Abu MUDI juga berpesan kepada seluruh alumni MUDI jangan hanya mengamalkan untuk diri sendiri keputusan
tersebut.

"Melainkan juga ikut terlibat aktif mensosialisasikan dan mengajak semua pihak  mengamalkan keputusan keputusan tersebut," ujar Tgk Mursalin dan beberapa pesan dan nasehat lainnya.(*)

Baca juga: Haid tak Beraturan dan Sering Putus, Simak Cara Hitungnya, Begini Penjelasan UAS dan Abu Mudi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved