Berita Pidie
Jalan di Simpang Beutong Rusak Parah, Anggota DPRK Pidie: Rawan Kecelakaan
Badan jalan yang tidak melorot hanya tersisa yang mampu dilewati satu mobil, yang terletak di sebelah kiri (arah dari Sigli)
SIGLI - Kenderaan dari dua arah yang melintas di ruas jalan nasional di kawasan Gampong Simpang Beutong (Laweung), Pidie sering terjebak antrean panjang.
Pasalnya, badan jalan nasional Banda Aceh-Medan itu kini rusak berat.
Amatan Serambi, Senin (9/1/2023), menemukan badan jalan nasional di kawasan Gampong Beutong rusak berat, lantaran badan jalan nasional telah melorong akibat struktur tanah di bagian bawah.
Sehingga kendarean dari dua arah susah melintasi jalan nasional tersebut.
Sebab, badan jalan yang tidak melorot hanya tersisa yang mampu dilewati satu mobil, yang terletak di sebelah kiri (arah dari Sigli).
Sehingga, pemandangan kenderaan sering terjebak antrean di ruas jalan itu kerap terjadi.
Kenderaan harus menunggu lebih dahulu yang lain melintas di badan jalan aspal yang sudah amblas.
Anggota DPRK Pidie, Tgk Muhammad Nur SHi kepada Serambi, Senin (9/1/2023) mengatakan, ia banyak menerima keluhan warga yang sangat terganggu melintas di ruas jalan nasional di Simpang Beutong, yang kini bagian aspal badan jalan telah turun.
Sehingga di badan jalan nasional itu telah dipasang police line agar pengendara harua berhati-hati.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan warga yang tinggal di lokasi tersebut, bahwa badan jalan aspal yang turun itu rawan terjadinya kecelakaan.
Bahkan, pengakuan warga sering terjadi kecelakaan di ruas jalan rusak nasional terhadap roda dua, yang pengendara belum pernah melintasi di jalan tersebut.
Sebab, kerusakan badan jalan sangat parah.
Baca juga: Akibat Jalan Licin, Bus PMTOH Berisi 26 Penumpang Terjungkal di Simpang Beutong, Pidie
Baca juga: Hati-hati Melintas di Ruas Jalan Nasional Simpang Beutong Laweung Pidie, Ada Tumpahan CPO
Selain itu, kata politikus PNA Pidie, untuk kenderaan yang rendah seperti sedan tidak bisa melintas di ruas jalan yang telah turun itu.
Sebab, bagian depan dan belakang mobil akan terkena aspal saat ban mobil turun di jalan nasional rusak tersebut.
Untuk itu, kata Tgk Muhammad Nur, pihak Balai Jalan Sumatera I Aceh harus cepat memperbaiki jalan Banda Aceh-Medan itu sebelum adanya pengendara yang menjadi korban jiwa di dijalan itu.
" Kita juga meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie untuk menyurati Balai supaya cepat ditanganinya," kata Tgk Muhammad Nur.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie, Buchari, yang dihubungi, Serambi, Senin (9/1/2023), gagal dikonfirmasi karena handphonenya tidak aktif.
Bahkan, pesan singkat tidak kunjung dibalas.
Anggota DPRK Pidie, Tgk Muhammad Nur, kepada Serambi, kemarin, mengungkapkan, kerusakan jalan nasional juga terjadi di tikungan jalan dua jalur di kawasan Pulo Pisang, Kecamatan Pidie atau di dekat Kantor PDAM Sigli.
Kerusakannya sangat parah karena adanya lubang yang menghiasi badan jalan tersebut.
Menurutnya, badan jalan nasional yang berlubang juga sangat rawan terjadinya lakalantas bagi kenderaan yang melaju dari arah Medan.
Kecuali itu, kata Tgk M Nur, kenderaan berpotensi bertabrakan mengingat jalan nasional yang berlubang itu berada di lampu merah dengan enam jalur kendaraan yang melintas.
"Kita meminta Balai Jalan Sumatra 1 Aceh juga tidak tutup mata dengan kondisi jalan tersebut.
Balai harus segera menangani jalan nasional yang belubang," ujarnya. (naz)
Baca juga: Sanura Hantam L-300 di Simpang Beutong, Sopir dan Penumpang Alami Luka Berat
Baca juga: Pikap Berpenumpang Terbalik di Simpang Beutong Laweung, Satu Orang Meninggal
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Jalan-Nasional-Rusak-di-Laweung-Pidie_waspada-Lakalantas.jpg)