Chuck Putranto Sebut Ferdy Sambo Marah saat CCTV Diserahkan ke Polres Jaksel
Awalnya Chuck mengaku dipanggil Ferdy Sambo ke ruang kerjanya di Divpropam Polri pada 11 Juli 2022.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Terdakwa Chuck Putranto mengungkapkan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo marah saat mengetahui CCTV di Komplek Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan, diserahkan kepada Polres Jakarta Selatan (Jaksel).
Hal itu disampaikan Chuck saat menjadi saksi mahkota dalam sidang kasus perintangan penyidikan atau obstruction of justice kematian Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat untuk terdakwa Arif Rachman Arifin di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (12/1/2023).
Awalnya Chuck mengaku dipanggil Ferdy Sambo ke ruang kerjanya di Divpropam Polri pada 11 Juli 2022.
Pada saat itu, Ferdy Sambo menanyakan keberadaan CCTV sekitar rumah dinasnya di Duren Tiga.
"Beliau (Ferdy Sambo) tanyakan untuk posisi CCTV. Pertama saya kelupaan karena saya tidak pernah melaporkan ke beliau. Kemudian saya tanyakan 'CCTV yang mana jenderal?' Beliau tanya 'CCTV di sekitar rumah,'" kata Chuck.
"CCTV sekitar rumah, bukan CCTV dalam rumah ya jawaban saudara saksi?" ujar jaksa.
Lebih lanjut Chuck mengaku kepada Ferdy Sambo bahwa CCTV yang dimaksud telah diserahkan kepada penyidik Polres Jakarta Selatan.
"Saya bilang, 'Sudah saya serahkan ke Polres, Jenderal,'" kata Chuck.
Apa jawaban Ferdy Sambo?" tanya jaksa.
Baca juga: Istri Ferdy Sambo Berurai Air Mata di Persidangan, PC Ceritakan Detik-Detik Dirudapaksa Yosua
Chuck mengatakan, saat mendengar hal tersebut suara Ferdy Sambo pun meninggi dan menanyakan siapa yang telah memberi perintah untuk menyerahkan CCTV tersebut ke penyidik.
"Beliau di situ sudah meninggi suaranya. 'Siapa yang merintah?' Saya jawab 'Siap,'" kata Chuck.
Sambo, lanjut dia, langsung memperintahkannya untuk mengambil, menyalin dan melihat isi CCTV tersebut.
"Terus diperintahkan beliau untuk mengambil, 'Kamu ambil itu CCTV-nya, kamu copy dan kamu lihat isinya,'" ujar Chuck.
"Apa jawaban saudara setelah disampaikan seperti itu oleh Ferdy Sambo?" tanya jaksa.
"Saya sampaikan 'Mohon izin, jenderal. Apakah tidak apa-apa di-copy dan dilihat isinya?,'" kata Chuck.
Mendengar hal itu, Ferdy Sambo kembali marah kepada Chuck.
"Terus beliau marah lagi mungkin karena dianggap saya melawan. Beliau sampaikan bahwa 'Sudah jangan banyak tanya kalau ada apa-apa saya tanggung jawab,'" ujar Chuck.
"Setelah mendengar apa yang disampaikan FS apa tindak lanjut saudara saksi?" tanya jaksa.
"Saya menjawab 'Siap, jenderal'. Beliau sampaikan lagi 'Kalau ditanya penyidik, baru kamu serahkan CCTV-nya'. Setelah itu saya keluar menghubungi AKP Samual," jawab Chuck.
Kemudian Chuck pun menjalankan perintah Ferdy Sambo untuk mengambil CCTV di Polres Jakarta Selatan.
Untuk diketahui, Chuck Putranto adalah salah satu terdakwa dalam kasus obstruction of justice tewasnya Brigadir Yosua.
Hari ini, dirinya bersama Irfan Widyanto yang juga menjadi terdakwa dalam kasus perintangan penyidikan tewasnya Yosua, bersaksi untuk terdakwa Arif Rachman Arifin.
Terdakwa Arif Rachman Arifin adalah bawahan dari mantan Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Hendra Kurniawan yang juga menjadi terdakwa dalam kasus perintangan penyidikan Brigadir Yosua.
Arif adalah orang yang diperintahkan Ferdy Sambo untuk memusnahkan atau menghancurkan file rekaman CCTV pos satpam Jl Duren Tiga Kompleks Polri.
Pasalnya, rekaman CCTV pos satpam Jl Duren Tiga tersebut menunjukkan Brigadir Yosua masih hidup saat Ferdy Sambo tiba di rumah dinas.
Baca juga: Youtuber Kondang Atta Halilintar Blak-blakan Mengaku Kapok Usai Liga 2 2022-2023 Resmi Disetop
Baca juga: Afrika Alami Kekeringan dan Musim Dingin, KSRelief Arab Saudi Salurkan Bantuan
Baca juga: Keuchik Blang Dalam Terpilih Sebagai Ketua BKAD Kecamatan Jeumpa
Kompas.tv: Chuck Putranto Sebut Sambo Marah saat CCTV Diserahkan ke Polres Jaksel, Langsung Perintahkan Hal Ini
Tak Puas Berhubungan Badan, Titus Sutrisno Bunuh Sumiati Wanita Open BO di Tegal |
![]() |
---|
Punya Rumah di Kawasan Elite, Ternyata Begini Sikap Dwi Hartono, Diungkap Satpam Komplek & Tetangga |
![]() |
---|
Sikap Asli Dwi Hartono Diungkap Satpam Komplek dan Tetangga: Tak Kenal dan Tidak Bertemu 1 Tahun |
![]() |
---|
Profil Andreana Wulandari, Istri Dwi Hartono yang Habisi Ilham, Kondisi Rumah Tangganya Diungkap |
![]() |
---|
Tersingkap Peran 15 Pelaku di Kasus Tewasnya Kacab Bank Ilham Pradipta, Dwi Hartono Dalang Utama |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.