Jumat, 1 Mei 2026

Berita Jakarta

Arif Gemetar Tak Bisa Berdiri, Takut Dibunuh Sambo Seperti Brigadir J

Arif Rachman Arifin mengaku gemetar hingga tak sanggup berdiri saat mengetahui Nofriansyah Yosua ternyata masih hidup ketika Ferdy Sambo tiba di rumah

Tayang:
Editor: bakri
Akun YouTube Kompas TV
Arif Rachman Arifin menangis di ruang sidang saat menceritakan ketakutan istri dan anak-anak menjadi sasaran ancaman Ferdy Sambo. Tangisan Arif terjadi saat ia diperiksa menjadi terdakwa kasus perintangan penyidikan kematian Brigadir J di PN Jaksel, Jumat (13/1/2023) 

Arif menjawab mengaku takut sehingga tak memiliki keberanian untuk mengungkapkan hal tersebut "Takut.

Saya kemarin aja pak hakim yang mulia," ucap Arif terdiam lalu menangis.

Arif tampak mengusap air matanya dengan sapu tangan.

Bahkan, Arif terisak sampai tak bisa berbicara.

Baca juga: Ferdy Sambo Ungkap Putri Candrawathi Tidak Terima Dilibatkan dalam Skenario Tewasnya Brigadir J

Melihat kondisi itu, Hakim Suhel pun menenangkan Arif.

Hakim Suhel mengungkapkan alasan Arif menjadi terdakwa pertama di kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir J yang menjalani persidangan dengan agenda pemeriksaan terdakwa.

Hakim menilai ada kejujuran dari keterangan yang disampaikan Arif.

"Saya mau beritahu saudara, kenapa saudara kami minta pertama karena saya melihat kejujuran di saudara saya bisa memahami bagaimana perasaan saudara.

Itu sebabnya ya, itu lah sebabnya biar perkara ini menjadi terbuka harapan kami begitu sebenarnya," kata hakim.

"Itu sebabnya pada awal pertanyaan apa bantahan saudara terhadap FS.

Itu kami minta kepada saudara untuk yang pertama kita periksa, silakan dibuka apa yang harus saudara buka di sini," sambungnya.

Arif masih terus menangis.

Ia tampak terdiam beberapa saat hingga kemudian mengungkapkan ketakutannya.

"Rasa takut itu besar yang mulia.

Baca juga: Debat Soal Hajar Chad Bukan Perintah Tembak, Bharada E: Sambo Tanya ke Saya, Sudah Isi Senjatamu?

Kemarin ketika saya ceritakan beda dengan Pak Ferdy Sambo aja terus terang saya takut," ujar Arif.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved