Internasional
Arab Saudi Singgung Yaman dan Palestina, Masih Menjadi Hambatan Terbesar di Kawasan
Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan menyinggung krisis di Yaman dan Palestina yang belum juga berujung.
SERAMBINEWS.COM, DAVOS - Menteri Luar Negeri Arab Saudi Pangeran Faisal bin Farhan menyinggung krisis di Yaman dan Palestina yang belum juga berujung.
Dia mengatakan kepada Forum Ekonomi Dunia, kemajuan sedang dibuat di Yaman, tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan.
Pangeran Faisal menyerukan gencatan senjata yang dibawa tahun lalu untuk dipulihkan.
Dia berhadap ada pekerjaan harus dimulai untuk membuat gencatan senjata permanen.
"Konflik hanya akan berakhir melalui penyelesaian politik dan solusi yang dinegosiasikan,” katanya.
Berbicara di panel yang sama, Hans Grundberg, utusan PBB untuk Yaman mengatakan mengakhiri perang Yaman tidak akan mudah dan ketidakpercayaan itu tetap ada.
Namun, dia mengatakan langkah serius telah diambil baru-baru ini.
Grunberg berterima kasih kepada Arab Saudi dan pihak regional lainnya atas peran mereka dalam menengahi gencatan senjata tahun lalu.
Baca juga: Utusan Khusus PBB untuk Yaman Temui Pemimpin Houthi di Sanaa, Ini Hasilnya
Dia berbicara di panel yang membahas perubahan wajah Timur Tengah dari medan pertempuran menjadi tempat pertemuan.
Dikatakan, Arab Saudi juga mengatakan program reformasi Visi Kerajaan 2030 memungkinkan ekonomi kawasan secara keseluruhan akan terus tumbuh.
Pangeran Faisal menyoroti fakta ekonomi Kerajaan akan tumbuh paling cepat tahun ini, dan ingin fokus pada dialog dan investasi untuk meningkatkan ekonomi regional tetangga.
“Kami mencari ekonomi yang solid dan kuat di kawasan, dan kami bekerja sama dengan semua negara tetangga,” katanya.
Kerajaan bersemangat membangun pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan tidak hanya untuk dirinya sendiri tetapi juga untuk seluruh wilayah, dengan lebih sedikit slogan, tetapi lebih banyak proyek, jelasnya.
Pangeran Faisal mengaku optimis tentang situasi di kawasan itu.
Baca juga: 40 Negara Anggota PBB Desak Israel Cabut Sanksi Hukuman dan Sanksi ke Palestina
“Timur Tengah telah terbukti menjadi ruang pertemuan dunia, di persimpangan antara Timur dan Barat,” jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Menteri-Luar-Negeri-Arab-Saudi-Pangeran-Faisal-bin-Farhan-di-Davos.jpg)