Berita Pidie
Drainase Buruk, Ratusan Rumah di Pidie Terkurung Banjir
Ratusan rumah warga di Gampong Lampoh Lada, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Minggu (22/1/2023) masih terkurung ekses banjir
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Ratusan rumah warga di Gampong Lampoh Lada, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie, Minggu (22/1/2023) masih terkurung ekses banjir.
Tingginya air melewati lutut orang dewasa masih menggenangi sebagian rumah masyarakat.
Kondisi air berwarna coklat diduga meluapnya air sungai. Namun, air belum surut akibat buruknya drainase.
Saluran air dibangun tersumbat sehingga saat hujan air tidak bisa mengalir, dan menggenangi rumah warga.
"Kita menyayangkan pekerjaan drainase ditangani Pemkab Pidie sangat buruk sehingga menyengsarakan warga saat banjir terjadi," kata anggota DPRK Pidie, Tgk Muhammad Nur SHi, kepada Serambinews.com, Minggu (22/1/2023)
Baca juga: Waspada! Banjir di Aceh Berpotensi hingga 29 Januari Mendatang, Catat Rekomendasi BMKG
Menurutnya, setiap tahun Pemkab Pidie memiliki anggaran Rp 2 triliun lebih, tapi dialokasikan untuk penanganan drainase hampir tidak ada.
Akibatnya penempatan dana terkesan pada kegiatan yang tidak penting.
"Terkesan pengalokasian dana hanya sekedar untuk menghabiskan APBK setiap tahun dengan menciptakan proyek untuk bisa mengeksekusikan dana," jelasnya.
Untuk itu, kata politikus PNA Pidie, Pemkab harus membenahi kembali drainase yang sangat buruk di pusat perbelanjaan Sigli dan Kecamatan Pidie seperti di kawasan Gampong Lampoh Lada.
Mantan anggota DPRK Pidie, Isa Alima, kepada Serambinews.com, Minggu (22/1/2023) menyebutkan, akibat dranase sumbat warga Gampong Paloh, Kecamatan Pidie terendam air.
Tersumbatnya drainase karena adanya bangunan seperti kios yang dibangun di atas saluran.
Baca juga: 175 Gampong di Pidie Banjir, Warga Dayah Caleu Mengungsi ke Meunasah, Hanya 2 Kecamatan tak Banjir
Selain itu, sampah dibuang ke saluran juga mengakibatkan drainase macet total.
Makanya, kata Isa Alima, Pemkab harus meninjau ulang keberadaan bangunan di Kecamatan Pidie.
"Pemkab harus berani menertibkan bangunan di atas saluran dan jangan memberikan izin sembarangan kepada warga yang membagun toko," jelasnya.
Haul ke-9 Sirul Mubtadin, Ribuan Jamaah Gelar Zikir Hingga Berdoa untuk Aceh Tetap Damai |
![]() |
---|
Meski Panas Terik, Ribuan Jamaah Antusias Hadiri Haul Akbar Sirul Mubtadin di Pidie |
![]() |
---|
Buntut Kasus Pengadaan Laptop Cromebook, Sebanyak 84 Kepala Sekolah di Pidie Diperiksa Jaksa |
![]() |
---|
Harga Beras Masih Mahal, Warga Serbu Gerakan Pangan Murah Digelar di Pidie |
![]() |
---|
Driver Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, IPNU Pidie: Negara Harus Bertanggung Jawab |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.