Rabu, 27 Mei 2026

Berita Aceh Tamiang

Hari Ketiga Banjir, Ratusan Rumah di Aceh Tamiang Rusak

Ratusan rumah di Aceh Tamiang rusak akibat banjir. Potensi kerusakan masih berpeluang bertambah mengingat curah hujan masih tinggi

Tayang:
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/RAHMAD WIGUNA
Kabid Darlog BPBD Aceh Tamiang Bambang Supriyanto saat mengawal pengiriman ekskavator di Kampung Gelung, Seruway, Minggu (22/1/2023) malam. 

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Ratusan rumah di Aceh Tamiang rusak akibat banjir. Potensi kerusakan masih berpeluang bertambah mengingat curah hujan masih tinggi.

Berdasarkan data yang dirilis BPBD Aceh Tamiang pada Senin (23/1/2023) pagi,  jumlah rumah yang rusak sudah mencapai 652 unit.

Kerusakan ini terjadi di dua kecamatan, yakni Rantau dan Karangbaru.

Dirincikan kerusakan terbanyak berada di Kecamatan Rantau sebanyak 622 unit rumah.

Di daerah ini terdapat dua kampung yang terdampak parah, yakni Kampung Alurmanis 220 rumah rusak dan di Kampung Landuh 208 rumah.

Baca juga: BREAKING NEWS - Dilaporkan Hilang Terseret Banjir, Kakek 80 Tahun Ditemukan Meninggal

Sementara di Kecamatan Karangbaru kerusakan terjadi Kampung Simpangempat 20 rumah dan Tanjugkarang 10 rumah.

Pj Bupati Aceh Tamiang, Meurah Budiman mengatakan secara umum ketinggian air sudah surut  dan saat ini pemerintah daerah fokus terhadap penanganan tanggul yang rusak.

“Sampai tadi malam kita terus membenahi tanggul, karena memang harus ada perhatian serius di tanggul kita,” kata Meurah Budiman.

Sejauh ini kata dia, BPBD Aceh Tamiang telah mengerahkan dua unit ekskavator untuk memperbaiki tanggul yang rusak di Kampung Raja, Kecamatan Bendahara dan Kampung Gelung, Kecamatan Seruway.

Baca juga: Banjir di Aceh Tamiang Meluas, Ratusan Keluarga Sudah Mengungsi

Dua tanggul ini sempat jebol diterjang banjir hingga menyebabkan perumahan di wilayah itu terendam.

Dirinya saat ini terus berkoordinasi dengan BPBA maupun BNPB untuk mengatasi persoalan banjir yang semakin sering terjadi di Aceh Tamiang.

Meurah memastikan telah mengusulkan pembangunan tanggul permanen di seluruh titik rawan banjir.

“Sudah kita usulkan, harapan kita dan sama-sama kita berdoa agar terealisasi pada tahun ini,” ungkapnya. (mad)

Baca juga: Misteri Wanita Tidak Tidur Selama 40 Tahun, Ahli Ungkap Ternyata Begini Faktanya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved