Breaking News:

Berita Pidie

Hasil Tes PPS Diumumkan, Ratusan Netizen Protes, Ini Tanggapan KIP Pidie

Hasil pengumuman tes Panitia Pemungutan Suara (PPS) dilakukan KIP Pidie mendapatkan protes keras dari netizen

Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Muhammad Hadi
Dok Pribadi
Ketua KIP Pidie, Fuadi Yusuf 

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Hasil pengumuman tes Panitia Pemungutan Suara (PPS) dilakukan KIP Pidie mendapatkan protes keras dari netizen.

Protes berantai dilayangkan ratusan netizen setelah KIP Pidie memasang hasil pengumuman PPS di beranda facebook KIP Pidie.

Beragam komentar berbentuk protes dilakukan ratusan netizen terhadap hasil kelulusan tes ujian tulis hingga wawancara, yang telah dilakukan komisioner KIP Pidie bersama PPK beberapa hari lalu. 

Berikut beberapa komentar netizen yang dikutip Serambinews.com, Selasa (24/1/2023) di kolom komentar facebook KIP Pidie.

Baca juga: Tes PPS Pidie di Enam Sekolah, Ini Besaran Gaji PPS dan Gaji PPK

Antara lain, bentuk nada protes netizen seperti postingan m_gustin menulis "nilai tulis saya 108 tertinggi, nilainya yg 72,72,74, selisih hampir 40 mereka bertiga dengan saya, dan pun waktu wawancara gak juga bodoh bodoh sangat kalaupun nilai sedikit, mustahil juga nilai disalip waktu wawancara, sampai hari kiamat tidak ikhlas dengan ketetapan curang KIP, Allah sebaik-baik penghukum, sampai jumpa di pengadilan akhirat".

Sementara cuitan protes ulfakharawati menulis "Kalau emang udah titipan semua untuk tes segala... ambil aja titipan.... kami yang nilai tertinggi udah cpek2 berusaha tpi nyatanya gagal... klo emang di tes tulis aja mereka nilai terendah kok diwawncara dilewatkan .... aneh ben ajaib.... semua permainan bagaimana kami yang mempunyai skil dan pemiliu....."

Menanggapi protes itu, Ketua KIP Pidie, Fuadi Yusuf, kepada Serambinews.com, Selasa (24/1/2023) menjelaskan, suatu hal yang biasa dan wajar, kalau lembaga pemerintah mendapatkan kritikan dan sorotan masyarakat.

Baca juga: Cara Daftar Penerimaan Perwira Polri SIPSS 2023, Ini Syarat, Jadwal dan Jumlah Diterima

Dalam hal ini, KIP sebagai lembaga pemerintah yang menangani pemilu dan pilkada mendapatkan sorotan dan kritikan dari peserta yang ikut berkompentensi untuk menjadi anggota PPS.

"Orang menduga dan beropini kan sah sah saja, tapi jangan menyebarkan hoax. Kita paham mereka kecewa, tapi apapun itu yang dipilih kan tiga orang, tidak mungkin kami meloloskan semua yang ikut wawancara," katanya.

Ia menyebutkan jika ada yang mengatakan ada kecurangan dan ada peserta yang tidak memenuhi syarat.

"Laporkan ke kami jika ada yang tidak benar, pastinya dengan bukti karena kita mau menjustifikasi orang dari sebuah opini," tegasnya.

Kata Fuadi, sebagai contoh, mungkin peserta tinggal di gampong B dan KTP juga gampong B, tapi dia mendaftar di gampong A karena KTP desa A belum ditarik.

Baca juga: Komisi I DPRK Pidie Desak Perekrutan PPS Lebih Transparan, Begini Tanggapan Ketua KIP Pidie

"Atau ada suami istri, kita akan tindak lanjuti kalau memang terbukti, KIP Pidie sangat terbuka dalam hal ini, hp saya selalu aktif melayani setiap keluhan.

 "Tapi, keputusan harus kami ambil, lalu kemudian ada yang pro dan kontra terhadap keputusan ini adalah hal yang sangat wajar," jelasnya.

Ia menambahkan, KIP menonaktifkan kolom komentar di kedua media sosial tersebut.

"Langkah itu kita lakukan mencegah saudara kita mengeluarkan kata- dan berkomentar yang dapat menyalahi aturan bermedia sosial dan informasi," pungkasnya. (*)

Baca juga: Komisi I DPRA Buka Pendaftaran Pansel Anggota KIP Aceh, Ini Syarat Pelamar 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved