Breaking News
Senin, 13 April 2026

Berita Pidie

Korban Banjir Pidie Dievakuasi Pakai Rakit Batang Pisang

Hujan deras yang mulai turun sejak Jumat (20/1/2023) malam, menyebabkan sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie teredam banjir

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Dengan menggunakan rakit bambu dan batang pisang, Tim SAR Pidie melakukan evakuasi korban banjir yang terjebak di rumah-rumah di Kecamatan Pidie, Minggu (22/1/2023) 

PIDIE – Hujan deras yang mulai turun sejak Jumat (20/1/2023) malam, menyebabkan sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie teredam banjir.

Anggota Bidang Komunikasi Satgas SAR Pidie, Syukri Al Aqram kepada Serambi, Senin (23/1/2023) siang, menceritakan detik-detik pihaknya melakukan evakuasi korban banjir.

Dengan menggunakan rakit bambu dan batang pisang, mereka mengevakuasi korban banjir yang terjebak di rumah masing-masing.

Syukri mengatakan, sejak Sabtu (21/1/2023) malam, pihaknya sudah mngevakuasi warga di Gampong Cot Teungoh, Kecamatan Pidie.

“Kami sejak malam itu hingga Minggu pagi terus mengevakuasi warga pakai rakit bambu,” ujarnya.

Pada malam itu sekira pukul 23:00 WIB, Syukri bercerita bahwa sejumlah warga sudah menghubungi dan berteriak minta tolong agar segera dievakuasi.

Lalu, ia bersama empat anggota lainnya langsung menuju ke Gampong Cot Teungoh untuk mengevakuasi warga yang terjebak.

“Walaupun terpaksa harus pakai rakit bambu,” kata dia.

Bahkan, untuk mempercepat proses evakuasi, timnya harus menambah rakit bambu dan membuat rakit dari batang pisang.

Ketika ditanya mengapa Tim SAR Pidie tidak menggunakan perahu karet, Syukri mengaku pihaknya sangat kekurangan alat.

Tentunya hal itu sangat berisiko terhadap keselamatan warga.

Baca juga: 2.165 Korban Banjir Pidie Masih Bertahan di Pengungsian, Sebagian Ruas Jalan Tergenang

Baca juga: Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Satu Truk Bermuatan Sandang Pangan ke Lokasi Banjir

Apalagi ketinggian air, menurut Syukri hampir mencapai 2 menter.

Sekitar pukul 23:57 WIB, tim berhasil mengevakuasi satu keluarga yang terjebak banjir dengan ketinggian air dua meter.

Proses evakuasi terus dilakukan tim sepanjang malam.

Ia tak mendata berapa jumlah korbanyang terjebak banjir, sebab fokusnya untuk menyelamatkan warga.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved