Sabtu, 25 April 2026

Video

VIDEO - Korban Banjir Pidie Dievakuasi Pakai Rakit Batang Pisang

Keterbatasan alat ini sudah dialami SAR Pidie selama 10 tahun lebih, sehingga proses pencarian dan penyelamatan korban bencana tidak maksimal.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Teuku Raja Maulana

SERAMBINEWS.COM - Hujan deras yang mulai turun sejak Jumat (20/1/2023) malam, telah menyebabkan sejumlah kecamatan di Kabupaten Pidie teredam banjir.

Anggota Bidang Komunikasi Satgas SAR Pidie, Syukri Al Aqram kepada Serambinews menceritakan detik-detik proses evakuasi korban banjir.

Sabtu malam, sejumlah warga menghubungi Tim SAR dan berteriak minta tolong agar segera dievakuasi karena air semakin tinggi.

Baca juga: Dampak Banjir, 100 Meter Badan Jalan dan Sepuluh Kios di Pidie Amblas ke Sungai

Dengan menggunakan rakit bambu dan batang pisang, mereka melakukan evakuasi korban banjir yang terjebak di rumah masing-masing.

Bahkan untuk mempercepat proses evakuasi, tim SAR harus menambah rakit bambu dan membuat rakit dari batang pisang.

Syukri mengaku pihaknya sangat keterbatasan alat dalam mengevakuasi korban banjir seperti Rubber Boat, mobil Rescue dan alat extrikasi lainnya.

Baca juga: Korban Banjir Pidie Dievakuasi Pakai Rakit Batang Pisang

Keterbatasan alat ini sudah dialami SAR Pidie selama 10 tahun lebih, sehingga proses pencarian dan penyelamatan korban bencana tidak maksimal.

Bahkan pihaknya sudah berulang kali membuat surat permohonan untuk penyediaan alat, namun Pemerintah Pidie menyebut SAR Pidie bukan bagian dari strukturnya.

Untuk itu, pihaknya sangat mengharapkan kepada Penjabat (Pj) Bupati Pidie, Ir Wahyudi Adisiswanto MSi agar melengkapi alat-alat evakuasi.

Sehingga apabila bencana terjadi seperti banjir ini warga dapat segera dievakuasi. (Serambinews.com/Agus Ramadhan)

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved