Berita Aceh Tamiang
Separuh SD di Aceh Tamiang Belum Memiliki Komputer, Murid Menumpang Ujian ke SMP
“Biasanya menumpang ke SMP, dan mereka harus menunggu komputernya selesai digunakan. Ini kan miris, pemerintah menyuruh ujian pakai komputer, tapi...
Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nurul Hayati
“Biasanya menumpang ke SMP, dan mereka harus menunggu komputernya selesai digunakan. Ini kan miris, pemerintah menyuruh ujian pakai komputer, tapi tidak disediakan,” sambungnya.
Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang
SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG - Separuh sekolah dasar (SD) di Kabupaten Aceh Tamiang belum memiliki komputer.
Padahal kebutuhan komputer sangat mendesak, untuk mengakomodir murid mengikuti ujian.
Minimnya perlengkapan komputer ini disampaikan Wakil Ketua DPRK Aceh Tamiang, Fadlon setelah meninjau sejumlah SD pekan lalu.
Dalam kunjungan ke beberapa sekolah, politisi Partai Aceh ini mendapat keluhan dari guru tentang ketiadaan komputer.
Sekolah yang sempat dikunjunginya yakni, SD Sukarakyat, SD Kotalintang, SD Batu III, SD Payabedi dan SD Percontohan Karangbaru.
“Setelah kami data, ternyata dari 160 SD yang di Aceh Tamiang, separuh di antaranya sama sekali belum memiliki komputer,” kata Fadlon, Rabu (25/1/2023).
Berdasarkan masukan dari para guru, seharusnya masing-masing sekolah memiliki minimal 10 unit komputer.
Komputer ini sangat dibutuhkan karena untuk mendukung ujian murid kelas 4 hingga 6.
Baca juga: Pelaku Tak Kunjung Ditemukan, Murid SD Korban Rudapaksa di Bireuen Mengadu kepada Haji Uma
“Ternyata belum merata, ada yang baru memiliki empat unit komputer, padahal seharusnya paling sedikit 10 unit. Ini kan kurang,” ujarnya.
Menyiasati kekurangan ini, pihak sekolah biasanya membawa muridnya ke sekolah terdekat yang sudah dilengkapi fasilitas komputer.
“Biasanya menumpang ke SMP, dan mereka harus menunggu komputernya selesai digunakan. Ini kan miris, pemerintah menyuruh ujian pakai komputer, tapi tidak disediakan,” sambungnya.
Fadlon menilai persoalan ini seharusnya bisa diatasi, karena tahun lalu ada pengadaan 103 komputer untuk 23 SD di Aceh Tamiang dari sumber Dana Otonomi Khusus.
Dia pun mendorong Pemkab Aceh Tamiang kembali memanfaatkan anggaran ini, agar seluruh sekolah di Aceh Tamiang bisa memberikan fasilitas terbaik untuk murid.
“Ini menyangkut generasi penerus kita, jangan sampai anak-anak kita kalah berkompetisi karena kita abai mendukung kebutuhan mereka,” kata Fadlon. (*)
Baca juga: Update Kasus Guru SD & Kades Selingkuh di Hotel, Begini Akhir Karier Mereka
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/fadlon-kanan-saat-mengunjungi-sd-di-aceh-tamiang-pekan-lalu.jpg)