Breaking News:

Uang di Rekening Nasabah Dikuras Tukang Becak Senilai Rp 345 Juta, BCA Tolak Ganti, Ini Kata OJK

Aksi penipuan bernilai ratusan juta dengan mengelabuhi teller bank menyasar Bank Central Asia (BCA) di Surabaya.

Editor: Faisal Zamzami
https://karir.bca.co.id/
info lowongankerja BCA 

SERAMBINEWS.COM - Aksi penipuan bernilai ratusan juta dengan mengelabuhi teller bank menyasar Bank Central Asia ( BCA) di Surabaya.

Seorang tukang becak bernama Setu diperalat oleh otak penipuan, Mohammad Thoha, untuk mencairkan isi rekening nasabah BCA, Muin Zachry.

Akibat kejadian tersebut, Muin mengalami kerugian senilai Rp 345 juta setelah isi rekeningnya digasak oleh Setu atas perintah dari Thoha.

Atas pencurian tersebut, BCA menyatakan bahwa uang nasabah yang dicuri tidak akan diganti.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengganti kerugian nasabah dalam kasus pencurian tersebut. 

Hal ini karena kasus terjadi akibat kesalahan korban sendiri.

Menurutnya, korban dalam kasus ini lalai menjaga datanya sehingga pelaku dapat mengetahui PIN e-banking dan jumlah saldo tabungan nasabah.

Baca juga: Modal Wajah Mirip Pemilik Rekening, Tukang Becak di Surabya Tipu Teller Bank,Tarik Uang Ratusan Juta

Lalu, benarkah uang hasil pencurian tukang becak itu tidak bisa korban dapatkan kembali?

OJK akan lakukan pemeriksaan

 

Menurut Deputi Komisioner Bidang Pengawasan Market Conduct, Edukasi, dan Perlindungan Konsumen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sarjito, pihaknya masih akan melakukan pendalaman atas kasus hukum tersebut.

Hal ini dilakukan untuk memperoleh kecukupan informasi dan inti permasalahan dalam peristiwa pencurian uang tersebut.

"Kami akan meminta keterangan para pihak dalam peristiwa tersebut," jawabnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (25/1/2023).

Sementara itu, pihak OJK juga mengimbau agar setiap konsumen merahasiakan dan menjaga data terkait kepemilikan mereka dalam industri jasa keuangan, misalnya saldo rekening di bank.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved