Internasional
Pecatur Wanita Iran Tolak Rekaman Video Permintaan Maaf, Lepas Jilbab Saat Bertanding di Kazakhstan
Seorang pecatur wanita Iran yang bermain di turnamen tanpa jilbab telah menolak permintaan maaf dari Pemerintah Iran melalui rekaman video
SERAMBINEWS.COM, LONDON - Seorang pecatur wanita Iran yang bermain di turnamen tanpa jilbab telah menolak permintaan maaf dari Pemerintah Iran melalui rekaman video.
Saat ini, dia telah melarikan diri ke Spanyol, khawatirnya nyawanya terancam jika pulangke Iran.
Sara Khadem merupakan pecatur wanita terbaik ke-17 dunia dan wanita Iran pertama yang menjadi master internasional.
Foto viral Khadem yang berkompetisi di sebuah turnamen di Kazakhstan tanpa penutup kepala menjadikannya simbol protes anti-rezim yang sedang berlangsung di negara itu.
Pecatur berusia 25 tahun itu mengatakan dia disuruh menyalahkan keputusannya untuk tidak menutupi kepalanya selama turnamen karena tekanan Barat.
"Saya tidak akan melakukan itu," kata Khadem kepada The Telegraph, Jumat (27/01/2023).
Baca juga: Pecatur Wanita Iran Tanpa Jilbab Saat Bertanding di Kazakhstan, Sara Khadem Tak Berkomentar
Meski sebelumnya hanya menutupi kepalanya di turnamen internasional selama presentasi formal dan foto resmi, dia mulai merasa itu munafik.
“Kali ini, saya merasa jika saya melakukan apa yang saya lakukan sebelumnya, saya akan tidak menghormati orang-orang,” katanya.
Khadem telah blak-blakan menentang pemerintah negaranya dalam beberapa tahun terakhir ini.
Pada 2019, dia menyatakan dukungan untuk bintang catur muda Iran yang menolak menerima kebijakan Teheran yang mewajibkan pemain untuk kehilangan pertandingan melawan Israel.
Pada Januari 2020, Khadem mengumumkan pengunduran dirinya dari tim catur nasional.
Hal itu sebagai protes atas penembakan pesawat komersial Ukraina oleh Iran, sebuah insiden yang merenggut nyawa 176 orang.
Dia juga menggunakan tagar untuk mengekspresikan solidaritas dengan pengunjuk rasa anti-rezim setelah kematian Mahsa Amini.
Baca juga: Kazakhstan Bebaskan Visa Masuk Bagi Pelancong Arab Saudi dan Negara-Negara Teluk
Khadem, yang masih di Spanyol bersama suami dan putranya, mengatakan dia merindukan orang tuanya di rumah, yang katanya dia kunjungi hampir setiap hari.
"Saya berharap, akan menjadi satu-satunya yang bertanggung jawab atas apa yang saya lakukan," katanya.
Agni-V Meluncur! Perlombaan Rudal India dan Pakistan Memanas, India Kirim Sinyal Keras ke China? |
![]() |
---|
Satria Kumbara Meringis Kesakitan, TNI Tegaskan Tak Lagi Bertanggung Jawab Kepada Pengkhianat Negara |
![]() |
---|
The Fed Siap Tekan Suku Bunga, Wall Street Bergairah, Trump Ngamuk Lagi? |
![]() |
---|
Korea Selatan Hujani Peluru Peringatan, Tentara Korut Kabur dari Perbatasan! |
![]() |
---|
Misteri Kematian Zara Qairina: Sidang Penentuan Pemeriksaan Digelar Hari Ini, 195 Saksi Diperiksa! |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.