Selasa, 14 April 2026

Internasional

Kanselir Jerman Peringatkan, Perlombaan Pengiriman Senjata ke Ukraina Akan Memicu Perang Lebih Luas

Kanselir Jerman Olaf Scholz memperingatkan perlombaan pengiriman persenjataan berat ke Ukraina akan dapat memperluas area perang

Editor: M Nur Pakar
AFP
Kanselir Jerman Olaf Scholz menggelar konferensi pers di kediaman resmi Presiden Chili pada Minggu (29/1/2023). 

SERAMBINEWSCOM, SANTIAGO - Kanselir Jerman Olaf Scholz memperingatkan perlombaan pengiriman persenjataan berat ke Ukraina akan dapat memperluas area perang.

Dia mengatakan siap untuk berbicara dengan Presiden Vladimir Putin untuk mengakhiri perang di Ukraina, yang dimulai pada 24 Februari 2022 dengan invasi Rusia ke tetangganya.

Olaf Scholz mengatakan membahas kemungkinan pengiriman jet tempur ke Ukraina tidak membantu negara itu dalam perang melawan Rusia.

Baca juga: Duta Besar Rusia Sebut Keputusan Jerman Kirim Tank Leopard Dapat Memicu Konfrontasi Baru

“Aneh, perdebatan ini terus terjadi,” kata Scholz kepada wartawan di Santiago, Chili, seperti dilansir Bloomberg, Senin (30/01/2023).

Dia mengataan kondisi politik dalam negeri mungkin menjadi alasan.

Setelah Saskia Esken, salah satu pemimpin Partai Sosial Demokrat membiarkan pintu terbuka untuk menyediakan pesawat tempat ke Ukraina, dalam sebuah wawancara dengan penyiar Jerman ARD.(*)

Baca juga: 100 Tank Leopard Dari 12 Negara Eropa Siap Dikirim ke Ukraina, Jika Jerman Menyetujui

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved