Jumat, 10 April 2026

Internasional

Rusia Tuduh Militer Ukraina Sengaja Serang Rumah Sakit di Ukraina Timur Yang Diduduki

Militer Rusia menuduh pasukan Ukraina sengaja menyerang sebuah rumah sakit di wilayah yang dikuasai Rusia di Ukraina Timur, menewaskan 14 orang.

Editor: M Nur Pakar
AFP
Seorang pria berjalan melewati bangunan yang hancur lebur terkena serangan rudal Rusia di Ukraina. 

SERAMBINEWS.COM, KIEV - Militer Rusia menuduh pasukan Ukraina sengaja menyerang sebuah rumah sakit di wilayah yang dikuasai Rusia di Ukraina Timur, menewaskan 14 orang.

Tetapi, tidak ada tanggapan atas tuduhan itu dari Ukraina.

Staf Umum Ukraina mengatakan pasukan Rusia telah menembaki Bakhmut, fokus serangan Moskow di wilayah Donetsk timur, serta Vuhledar di baratdaya tempat pertempuran meningkat dalam beberapa hari terakhir ini.

Kolonel dan analis militer Ukraina, Mykola Salamakha, mengatakan kepada Radio NV Ukraina, pasukan Rusia meningkatkan gelombang serangan di Vuhledar.

“Dari lokasi ini kami mengendalikan hampir seluruh sistem rel yang digunakan oleh Rusia untuk logistik," ujarnya.

"Kota ini berada di dataran tinggi dan pusat pertahanan yang sangat kuat telah dibuat di sana,” katanya.

Baca juga: Kanselir Jerman Peringatkan, Perlombaan Pengiriman Senjata ke Ukraina Akan Memicu Perang Lebih Luas

“Ini adalah pengulangan situasi di Bakhmut, satu demi satu gelombang pasukan Rusia dihancurkan oleh angkatan bersenjata Ukraina,” klaimnya.

Reuters pada Senin (30/01/2023), tidak dapat memverifikasi laporan dari medan perang.

Sedangkan korban sipil Minggu (29/01/2023) terjadi tiga hari setelah 11 orang tewas dalam serangan rudal yang terlihat di Kiev.

Hal itu sebagai tanggapan Kremlin terhadap janji dari sekutu Ukraina untuk memasok tank tempur.

Setelah perselisihan selama berminggu-minggu, Jerman dan Amerika Serikat pekan lalu mengatakan akan mengirim lusinan tank ke Ukraina.

Dengan harapan, dapat membantu memukul mundur pasukan Rusia, membuka jalan bagi negara lain untuk mengikutinya.

Baca juga: Serangan Roket HIMARS Ukraina di Luhansk, Rusia Klaim 14 Orang Tewas dan 24 Terluka

Sementara total 321 tank berat telah dijanjikan ke Ukraina oleh beberapa negara, menurut duta besar Kiev untuk Prancis.

Dia mengatakan negaranya berharap mempercepat pengiriman senjata berat karena kedua belah pihak dalam perang diperkirakan akan melancarkan serangan musim semi dalam beberapa minggu mendatang.

Pembicaraan juga sedang dilakukan antara Kiev dan sekutunya tentang permintaan rudal jarak jauh, kata seorang pembantu utama Zelensky.

Ukraina juga telah meminta jet tempur F16 dari Amerika Serikat (AS), tetapi belum disetuju.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved