Profil Abdul Hamid Bador, Mantan Kepala Polisi Kerajaan Malaysia Keturunan Aceh dan China
ABDUL Hamid bin Bador bukanlah sosok sembarangan. Dia merupakan mantan Kepala Kepolisian Kerajaan Malaysia atau Kapolri jika di Indonesia.
SERAMBINEWS.COM - Hubungan Aceh dengan Malaysia sangatlah dekat.
Selain secara geografis, juga karena faktor sejarah.
Tidak sedikit tokoh-tokoh di negeri jiran tersebut yang memiliki hubungan darah dengan Aceh, salah satunya adalah Abdul Hamid bin Bador, mantan Kepala Kepolisian Kerajaan Malaysia (Polis Diraja Malaysia) yang jika di Indonesia disebut Kapolri.
ABDUL Hamid bin Bador bukanlah sosok sembarangan. Dia merupakan mantan Kepala Kepolisian Kerajaan Malaysia atau Kapolri jika di Indonesia.
Abdul Hamid merupakan Polis Diraja Malaysia ke-12 yang menjabat sejak 4 Mei 2019 sehingga 3 Mei 2021.
Abdul Hamid telah mengabdi di Polis Diraja Malaysia (PDRM) sejak 4 November 1979 sebagai Trainee Inspector. Mengutip dari laman resmi Polis Diraja Malaysia, beberapa jabatan penting pernah dipegangnya.
Ia pernah menjabat Kepala Cabang Khusus dan Wakapolres Gombak pada 1997-2002. Lalu Kepala Cabang Istimewa Kelantan (2005), Kepala Cabang Khusus Sabah (2006), Asisten Kepala Divisi Intelijen Asing (2009), dan Wakil Direktur Cabang Khusus I (2010).
Baca juga: KPK Cerita ke Mahfud MD: Kesusahan Usut Kasus Korupsi Formula E, Dituduh Ingin Jegal Anies Baswedan
Pada 23 Mei 2018, Tan Sri Dato' Seri Abdul Hamid bin Bador diangkat sebagai Direktur Cabang Khusus.
Selanjutnya dipercaya sebagai Penjabat Wakil Kepala Kepolisian Kerajaan Malaysia mulai 15 Maret 2019, menyusul pensiunnya Tan Sri Dato' Sri Noor Rashid bin Ibrahim.
Pada 3 Mei 2019, Tan Sri Dato' Seri Abdul Hamid bin Bador dilantik sebagai Kepala Kepolisian Kerajaan Malaysia hingga Mei 2021. Ia menggantikan Tan Sri Mohamad Fuzi Harun masa jabatan 2017-2019.
Kala menjabat, Abdul Hamid berada di masa pemerintahan Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad dan Tan Sri Muhyiddin Yassin.
Abdul Hamid Bador kemudian digantikan oleh Tan Sri Acryl Sani Abdullah Sani, Ketua Polis Negara Malaysia yang masih menjabat hingga sekarang.
Perihal asal usulnya yang berdarah Aceh, hal itu diungkapkannya sendiri saat berbicara dalam sebuah acara di Cahaya Alam Seksyen U12, Selangor.
Baca juga: Farhat Abbas Laporkan Bunda Corla ke Polres Metro, Sebut Ucapannya Tak Sesuai Pancasila
Video berdurasi 1 menit 30 detik itu diposting akun TikTok Jabatan Pertanian Malaysia @mydoa_hq.
Dalam video tersebut, Abdul Hamid menceritakan bahwa ayahnya Bador Ijoh, merupakan asli melayu yang berasal dari Aceh. Sedangkan ibunya merupakan keturunan Tionghoa yang tinggal di Malaysia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Profil-Abdul-Hamid-Bador-Mantan-Kapolri-Malaysia-yang-Ternyata-Keturunan-Aceh-dan-China.jpg)