Senin, 13 April 2026

Internasional

Puluhan Ribu Petugas Kesehatan Inggris Mogok, Dari Perawat Sampai Kru Ambulans

Puluhan ribu petugas kesehatan, dari perawat sampai staf ambulans meninggalkan pekerjaannya di Inggris pada Senin (6/2/2023).

Editor: M Nur Pakar
AFP/CARL COURT
Petugas kesehatan melakukan pemogokan dengan menggelar demonstrasi menuntut kenaikan gaji di University College Hospital London, Inggris pada 26 Januari 2023. 

SERAMBINEWS.COM, LONDON - Puluhan ribu petugas kesehatan, dari perawat sampai staf ambulans meninggalkan pekerjaannya di Inggris pada Senin (6/2/2023).

Serikat Pekerja Inggris menyebut sebagai pemogokan terbesar dalam sejarah sistem kesehatan masyarakat negara itu.

Pemogokan tersebut mejadi yang terbaru dalam gelombang pemogokan yang telah mengganggu kehidupan warga Inggris selama berbulan-bulan.

Para pekerja, terutama sektor publik menuntut kenaikan gaji untuk mengimbangi inflasi dua digit.

Guru, sopir kereta api, petugas bagasi bandara, staf perbatasan, instruktur mengemudi, supir bus, dan pekerja pos juga telah keluar dari pekerjaan mereka dalam beberapa bulan terakhir ini.

Mereka juga menuntut gaji yang lebih tinggi.

Baca juga: BLT Subsidi Gaji Tak Diperpanjang, Tapi Pekerja Bisa Dapat Bantuan Rp 4 Juta, Begini Caranya

Guru, petugas kesehatan, dan banyak lainnya mengatakan gaji mereka telah turun secara nyata selama dekade terakhir.

Sehingga, terjadi krisis biaya hidup yang dipicu oleh kenaikan tajam harga makanan dan energi serta membuat banyak orang berjuang untuk membayar tagihan mereka.

Tingkat inflasi tahunan Inggris sebesar 10,5 persen pada Desember 2022, tertinggi dalam 41 tahun.

Pemerintah Konservatif berpendapat memberikan kenaikan gaji staf sektor publik sebesar 10 % atau lebih akan mendorong inflasi lebih tinggi lagi.

Pemogokan menambah tekanan pada Layanan Kesehatan Nasional yang didanai negara.

Dimana, sudah mengejutkan di bawah permintaan dari virus musim dingin, kekurangan staf, dan simpanan yang menumpuk selama pandemi Covid-19.

Dilansir AP, Serikat Perawat mengatakan perawatan darurat dan pengobatan kanker akan berlanjut selama 48 jam keluar, tetapi ribuan janji temu dan prosedur kemungkinan akan ditunda.

Baca juga: Banyak Peminat, Segini Gaji dan Lama Masa Kerja PPK, PPS, KPPS, dan Pantarlih di Pemilu 2024

Layanan ambulans mengatakan akan menanggapi panggilan paling mendesak selama pemogokan sepanjang hari.

Tetapi Sekretaris Bisnis Grant Shapps mengatakan pemogokan itu dapat membahayakan nyawa, meninggalkan orang-orang dengan undian kode pos ketika mengalami serangan jantung atau stroke.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved