Sabtu, 18 April 2026

Internasional

Bos Tentara Bayaran Rusia Wagner Tantang Presiden Ukraina Duel di Udara

Pendiri kelompok tentara bayaran Rusia Wagner, Yevgeny Prigozhin menerbitkan video dirinya di kokpit pesawat militer.

Editor: M Nur Pakar
The Strait Times
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dan bos Wagner Rusia, Yevgeny Prigozhin 

SERAMBINEWS.COM, MOSKOW - Pendiri kelompok tentara bayaran Rusia Wagner, Yevgeny Prigozhin menerbitkan video dirinya di kokpit pesawat militer.

Dia menantang Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy untuk duel udara.

Klip tersebut dirilis oleh layanan pers Prigozhin, yang mengatakan video tersebut direkam di atas pesawat pembom Su-24 yang dioperasikan oleh Wagner.

Itu menjadi yang terbaru dari serangkaian pernyataan dan video di mana Prigozhin berusaha mempromosikan dirinya dan tentara pribadinya sebagai ujung tombak operasi militer Rusia di Ukraina Timur.

"Volodymyr Oleksandrovych (Zelenskyy), kami telah mendarat," ujarnya, seperti dilansir Reuters, Kamis (9/2/2023).

"Kami telah mengebom Bakhmut," kata Prigozhin dalam video singkat tersebut.

Baca juga: Menteri Pertahanan Rusia Berkonflik dengan Bos Grup Wagner, Klaim Kendali Wilayah Ukraina

"Besok, saya akan menerbangkan jet tempur MiG-29," tambahnya.

"Jika Anda menginginkannya, mari kita bertemu di langit," tantangnya.

"Jika Anda menang, ambillah Artyomovsk (Bakhmut)., tetapi jika tidak, kami maju sampai Sungai Dnipro," jelasnya.

Prigozhin baru mengakui pada September 2022 lalu sebagai pendiri grup Wagner yang telah aktif selama bertahun-tahun di Timur Tengah dan Afrika.

Sejak itu, dia secara tajam mengangkat profilnya sendiri dan para pejuangnya.

Dia mengkritik kegagalan angkatan bersenjata Rusia di Ukraina dan menuntut agar Wagner diberi penghargaan lebih besar atas perannya.

Amerika Serikat bulan lalu mengumumkan sanksi baru terhadap Wagner, menyebutnya sebagai organisasi kriminal transnasional.

Washington menilai Wagner saat ini memiliki sekitar 50.000 personel yang dikerahkan ke Ukraina, termasuk 10.000 kontraktor dan 40.000 narapidana yang direkrut dari penjara Rusia.(*)

Baca juga: Grup Wagner Rusia Mengakui Pertempuran Sengit Pecah di Utara Bakhmut Ukraina

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved