Minggu, 10 Mei 2026

Berita Aceh Besar

Warga Serbu Pasar Murah di Lhoknga, Rela Berdesakan

Pasar murah ini disambut baik oleh masyarakat Lhoknga. Bahkan, mereka rela berdesak-desakan untuk ikut membeli karena harganya masih lebih murah...

Tayang:
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
Foto: Dok. Media Center
Warga Lhoknga rela berdesak-desakan mengantre untuk mendapatkan sembako di pasar murah yang diselenggarakan didepan halaman Kantor Camat Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Jumat (10/2/2023). 

Pasar murah ini disambut baik oleh masyarakat Lhoknga. Bahkan, mereka rela berdesak-desakan untuk ikut membeli karena harganya masih lebih murah dibanding di pasar tradisional. 

Laporan Indra Wijaya | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Warga Lhoknga rela berdesak-desakan mengantre untuk mendapatkan sembako di pasar murah yang di gelar oleh Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Perdagangan (Diskopukmdag) berkerja sama dengan Perum Bulog Aceh, yang diselenggarakan di depan halaman Kantor Camat Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Jumat (10/2/2023). 

Pada kesempatan itu, Kabag Ekonomi dan Sumber Daya Alam Setdakab Aceh Besar, Drs Sunardi SE selaku  menyatakan, pasar murah ini merupakan bagian dari gerakan nasional untuk pengendalian inflasi pangan. 

Pangan merupakan salah satu komoditas penyumbang inflasi. 

"Maka dari itu, untuk menekan angka inflasi, Pemkab Aceh Besar pada Bulan Februari tahun 2023 ini sudah menyelenggarakan pasar murah di 5 wilayah dan Kecamatan Lhoknga wilayah terakhir yang kita tunjukkan," katanya 

Pasar murah ini disambut baik oleh masyarakat Lhoknga. 

Bahkan, mereka rela berdesak-desakan untuk ikut membeli karena harganya masih lebih murah dibanding di pasar tradisional. 

"Harganya lebih murah, Adapun beberapa barang kebutuhan yang tersedia di pasar murah terdiri dari, beras premium seharga Rp 80 ribu per zak isi 10 kilogram, minyak goreng kemasan Rp 15.000 isi 1 liter, minyak goreng kemasan Rp 30 ribu isi 2 liter dan telur ayam Rp 38.000 ribu per papan," ujar Sunardi.

Baca juga: Pasar Murah di Kuala Bireuen, Warga Umumnya Membeli Beras dan Telur

Sementara itu, Fatimah Zahra (53) mengaku rela mengantre agar bisa mendapatkan sembako dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga di warung.‎

"Menurut saya ya, semua harga sembako melonjak, baik itu beras, gula, minyak goreng ataupun kebutuhan pokok lainnya, bila di pasar saat ini semua mahal harganya. Jadi,  kami ucapkan terima kasih kepada pemerintah, mudah-mudahan bisa terus gini, senang kalau ada pasar murah, duit kami masih ada sisa dibawa balek,” pungkas Fatimah. (*)

Baca juga: Disperindagkop Pijay Gelar Pasar Murah Selama Tiga Hari, Ini Jadwal dan Lokasinya

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved