Berita Bireuen
Banjir Luapan Melanda Simpang Mamplam Bireuen, Puluhan Rumah Tergenang
Seratusan rumah dalam belasan gampong dan areal persawahan di Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen terendam banjir luapan
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Dampak hujan deras melanda Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen Kamis (16/02/2023) malam.
Seratusan rumah dalam belasan gampong dan areal persawahan di Kecamatan Simpang Mamplam, Bireuen terendam banjir luapan.
Kondisi terakhir hingga pukul 17.00 WIB, Jumat (17/02/2023) sebagian besar luapan airnya telah surut.
Tetapi masih ada juga pemukiman dan sawah warga sampai pukul 16.00 WIB, Jumat (17/02/2023) masih terendam banjir seperti di Dusun Pendidikan Gampong Curucok dan Arongan, lokasinya berada di pinggir aliran alur sungai.
Asnidar (57) seorang warga di Dusun Pendidikan, Gampong Curucok, Jumat sore mengatakan, kondisi cuaca Kamis magrib hujan deras, kemudian aliran alur sungai di depan rumahnya meluap.
Sehingga luapan dengan tinggi selutut masuk membanjiri rumahnya dan juga jalan lingkar dusun dan sejumlah rumah warga.
Baca juga: Umuslim Bireuen Sosialisasi SPMB ke Sejumlah Sekolah di Aceh Utara
Untuk penanganan banjir itu menggunakan mesin pompa air untuk menyedot air di halaman rumah agar
cepat surut.
Azhar (43) seorang warga Gampong Arongan juga mengatakan, Kamis magrib kondisi cuaca hujan deras.
Kemudian jalan, rumah dan pemukiman masyarakat terendam banjir, akibat meluapnya aliran alur sungai berada
dalam gampong itu.
Ketinggian airnya ada sekitar 1 meter semalam, dan tidak ada warga yang harus mengungsi begitupun semuanya dalam kondisi tetap waspada di rumah masing-masing.
"Kami berharap tidak hujan lagi, agar luapan air alur sungai dan genangan air di pemukiman cepat
surut," ujarnya.
Sementara Syarwani (45) salah seorang tokoh masyarakat Gampong Irhop Babah Lueng mengatakan, ekses banjir luapan, saluran cacing di areal sawah sepanjang 30 meter putus.
"Kemudian pagar belakang Puskesmas Pembantu (Pustu) ambruk, tebing sungai longsor sekitar 15 meter, dan
bantaran sungai dekat rumah warga amblas," jelasnya.
Baca juga: Tiga Kecamatan Wilayah Barat Bireuen Diterjang Banjir Luapan
Camat Simpang Mamplam Hendri Maulana kepada Serambinews.com mengatakan, banjir luapan dengan ketinggian air bervariasi terjadi dampak hujan deras Kamis malam.
Kemudian meluapnya aliran sungai Krueng Batee Iliek.
Dampak banjir tidak ada masyarakat yang mengungsi, adapun gampong tergenang perumahan, yaitu Gampong Arongan dan Meunasah Barat, dan untuk imbas banjir sawah tergenang antara lain.
Kemudian, di Gampong Ie Rhop Babah Lueng tebing saluran longsor dan tebing jembatan ikut ambruk, selanjutnya di Desa Glee Mendung, Ie Rhop Geulumpang, Blang Tambue, Pulo Dapong, Blang Teumulek, Blang Mane, Rheum Barat, Ie Rhop Barat, Blang Kuta ikut tergenang, rinci Camat.
Sebagian kawasan banjir luapan mulai surut, namun cuaca masih mendung dan sebagian mulai turun hujan ringan. (*)
Baca juga: Komunitas Jumat Berkah Antar Bantuan ke Tiga Janda Lansia di Aceh Timur
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/banjir-simpang-mamplam-bireuen_2023.jpg)