PT Pema Kembangkan Sayap Usaha ke Sektor Perikanan, DKP Aceh Dukung Penuh
Kendati baru lahir tiga tahun lalu, tapi PT Pema sudah memberikan andil setoran PAA untuk Pemerintah Aceh pada tahun 2021 senilai Rp 21,6 miliar dan t
Penulis: Herianto | Editor: Ansari Hasyim
“Kalaupun mau diperbaiki, untuk bisa berfungsi normal, menurut kedua lembaga teknis perkapalan dari pusat tersebut, butuh biaya perbaikannya sekitar Rp 24 miliar. Karena membutuhkan anggaran yang cukup besar, Kementerian Kelautan dan Perikanan mundur untuk mengoperasikan Kapal Sea 2 tersebut,” ujar Aliman.
Terkait ajakan PT Pema bekerja sama dengan DKP dan pengusaha lokal, untuk melakukan perdagangan ikan segar dan beku, kata Aliman, boleh saja. Tapi cold storage yang di Lampulo milik DKP Aceh, sudah dikontrakkan kepada pihak ketiga, awal bulan Januari 2023 lalu.
"Kalaupun mau dipakai, kita harus menyewanya dari pihak ketiga," ujarnya.
“Di Sabang ada satu cold storage kapasitas 100 ton, belum disewakan kepada pihak ketiga baru di rehab. Jika PT Pema mau mengoperasikannya silakan,” ujar Aliman menambahkan.
Menanggapi penjelasan dari Kadis Kelautan dan Perikanan Aceh, Aliman, Direktur Pengembangan Bisnis PT Pema, Edwar Salim mengatakan, untuk kerja sama usaha di bidang kelautan dan perikanan, pihaknya sangat serius dan pertemuan ini akan dilanjutkan pada pertemuan tahap berikutnya, sampai ada aksinya di lapangan.(*)
• Terkendala Cuaca Buruk, Evakuasi Rombongan Kapolda Jambi Dilanjutkan Besok
• Termasuk Cinta Fitri dan Dunia Terbalik, Deretan Sinetron dengan Episode Terbanyak
• Ketua Ormas yang Keroyok Intel Kodim Diringkus Polisi, Korban Kritis, Dandim: Tangkap Semua Pelaku
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pema-9383.jpg)