Berita Malaysia
Rumah PM Malaysia Dimasuki Ular Kobra Hitam, Anwar Ibrahim Cemas dan Lakukan Panggilan Darurat
Itu terjadi setelah seekor ular kobra hitam ditemukan di dekat pos jaga rumah pribadi Anwar Ibrahim di Selangor sekira pukul 19:30 waktu setempat.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Amirullah
Karena membahayakan, banyak orang memilih untuk langsung membunuh ular ketika menemukannya di area rumah.
Padahal, membunuh ular kobra juga memberikan bahaya lain bagi penghuni rumah.
Alasan kobra tak boleh langsung dibunuh
Dikutip dari pemberitaan Kompas.com, anggota Komunitas Taman Belajar Ular Indonesia, Igor mengatakan, membunuh ular kobra secara sembarangan bisa membahayakan manusia.
Sebab membunuh ular kobra dengan cara menghancurkan kepala dapat menyebabkan bisanya bertebaran.
"Kita khawatirkan bisanya itu kemana-mana, pecahannya itu," kata Igor.
Menurutnya, bisa ular yang sudah tersebar itu berpotensi untuk terkena mata atau bekas luka manusia.
Padahal, luka yang terkena bisa ular kobra memiliki bahaya yang sama dengan menerima gigitannya.
Ia menjelaskan, bisa yang menempel pada luka tersebut secara cepat akan membentuk kristal dalam darah. Kondisi ini bahkan dapat menyebabkan kematian.
Jangan panik dan jaga jarak
Sementara itu, pakar herpetofauna Universitas Brawijaya Nia Kurniawan mengimbau agar warga tak panik saat menemukan ular kobra di rumah.
Ia menuturkan, warga juga harus menjaga jarak aman dengan ular kobra. Sebab, hewan tersebut mampu menyemburkan bisanya antara 50-70 sentimeter.
"Kalau ular kobra ukuran satu meter panjangnya, bisa menyembur sampai 50 hingga 70 sentimeter dari mulut ular," ungkapnya, dikutip dari pemberitaan Kompas.com.
Menurutnya, ular kobra hanya akan menyemburkan bisanya saat terdesak. Hal ini dikarenakan kobra bukan termasuk tipe ular penyerang.
Jika merasa tidak sedang bahaya, kobra biasanya akan menghindar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Rumah-PM-Malaysia-Dimasuki-Ular-Kobra-Hitam-Anwar-Ibrahim-Cemas-dan-Lakukan-Panggilan-Darurat.jpg)