Breaking News

Berita Subulussalam

Harga TBS Sawit Naik, Berikut Harga di Sejumlah Pabrik di Subulussalam, Petani Harap Bisa Rp 3.500

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia atau Apkasindo Kota Subulussalam, Netap Ginting merilis harga TBS kelapa sawit di daerah tersebut.

Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Pekerja sedang membongkar Hasil  Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit milik petani di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam untuk dibawa ke Pabrik Minyak Kelapa Sawit baru-baru ini 

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia atau Apkasindo Kota Subulussalam, Netap Ginting merilis harga TBS kelapa sawit di daerah tersebut.

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM - Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit di Kota Subulussalam dalam sebulan terakhir terus bergerak naik.

Pantauan Serambinews.com, Kamis (23/2/2023), harga TBS kelapa sawit di level Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) kembali mencapai Rp 2.370 per kilogram.

Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia atau Apkasindo Kota Subulussalam, Netap Ginting merilis harga TBS kelapa sawit di daerah tersebut.

Rata-rata pabrik pabrik mulai menaikkan antara Rp 30 per hingga Rp 50 per kilogram.

Di PMKS PT Samudera Sawit Nabati (SSN) misalnya, harga TBS naik Rp 50 per kilogram. 

Baca juga: Update Harga TBS Sawit di Nagan Raya, Harga Tampung Tertinggi di PMKS Capai Rp 2.160/Kg

Harga TBS di PMKS PT SSN pun menjadi Rp 2.370 dan ini berlaku Selasa (21/2/2023).

Kemudian harga di PMKS PT SSN kembali naik Rp 30 per kilogram, sehingga menjadi Rp 2.400 per kilogram.

Hal serupa juga terjadi di PMKS PT Global Sawit Semesta (GSS)  pada tanggal 23 Februari 2023 naik Rp 30 per kilogram.

Sementara di PMKS PT Rundeng Putra Persada (RPP) menginformasikan per tanggal  23 Februari harga naik menjadi Rp 2.335 per kilogram.

Berikutnya di PMKS PT SSM harga TBS kelapa sawit naik Rp 40 per kilogram atau menjadi Rp 2.315 per kilogram.

Selanjutnya  harga TBS kelapa sawit juga naik di PT. Bangun Sempurna Lestari (BSL) sebesar Rp 50 per kilogram sehingga menjado Rp 2.315 per kilogram. 

Petani kelapa sawit di Subulussalam berharap agar harga TBS di level bawah melampaui Rp 3.500 per kilogram, sehingga mereka dapat merawat tanaman dengan baik. (*)

Baca juga: Harapan Baru di Awal Tahun 2023, Harga TBS Sawit di Subulussalam Merangkak Naik, Ini Besarannya

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved