Berita Aceh Barat
Pemerintah Diminta Jangan Abaikan Perawatan Pohon di Kota Meulaboh
pohon juga kerap dijadikan sebagai media untuk memasang atribut kampanye, poster iklan, baliho dan berbagai benda lainnya dengan menggunakan paku
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat
SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Isu lingkungan bagi sebagian masyarakat menjadi hal yang paling krusial untuk diperbincangkan.
Bumi sebagai tempat berdiamnya makhluk hidup memiliki kepentingan yang sama untuk bisa menghindarkan bumi ini dari berbagai kerusakan.
Hal ini disampaikan oleh Ketua Bumoe Indatu Ceudah (BIC) Aan Muhammady Kepada wartawan di Meulaboh, Jumat (24/2/2022).
"Merawat pohon yang telah ditanam bertahun-tahun jauh lebih mendesak ketimbang hanya menambah jumlah pohon baru yang ditanam," ujar Aan
Ia menambahkan, banyak sekali program penanaman pohon yang didukung oleh oleh berbagai perusahaan melalui dana CSR nya.
Baca juga: Dijanjikan Nikah 13-14 Februari, Sepenggal Kisah Pahit Asib Ali, Pemuda India Ditolak Calon Mertua
Publikasi kegiatan tersebut melalui media elektronik dan cetak juga dilakukan secara masif.
"Namun, apa artinya jika pohon-pohon yang ditanam itu tidak dirawat sampai tumbuh dengan baik," tuturnya.
Selain itu, acara-acara penanaman pohon selama ini lebih terkesan hanya kegiatan hore-hore atau seremonial belaka.
Oleh karena itu, Aan Muhammady salah seorang dosen STAIN TDM sekaligus sebagai inisiator tergerak hatinya untuk membuat komunitas BIC yang bertujuan untuk merawat pepohonan sehingga dapat memberi manfaat lebih maksimal bagi lingkungan.
Sejauh ini, komunitas BIC telah membersihkan sejumlah pohon rubek dari berbagai parasit dan benalu yang berada di ruas jalan Manekroo Kecamatan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat.
Selama ini kita setiap hari menyaksikan betapa pohon-pohon di usia remaja dan dewasa hidup dalam keadaan menderita.
Penderitaan pohon ini terjadi dengan berbagai macam bentuknya. Ada banyak pohon yang ditumbuhi parasit, benalu dan tumbuhan pengganggu lainnya yang jika dibiarkan dalam waktu tertentu akan mengancam kehidupan pohon.
Baca juga: VIDEO - BNN RI Tangkap Sabu Seberat 309 Kilogram Beserta 8 Tersangka WNA Iran di Perairan Jawa
Selain itu, pohon juga kerap dijadikan sebagai media untuk memasang atribut kampanye, poster iklan, baliho dan berbagai benda lainnya dengan menggunakan paku.
Sayangnya, paku-paku tersebut tidak pernah dicabut lagi. Meskipun ada upaya untuk mencabut, pemasangan paku pada pohon juga tidak dibenarkan karena akan melukainya sebagai makhluk hidup.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pohon-yang-butuh-perawatan-di-kawasan-Kota-Meulaboh.jpg)