Selasa, 21 April 2026

Bocah SD Dibacok Kakak Kelas saat Bermain Bola, Berawal dari Saling Ejek Nama Bapak

Pembacokan terhadap bocah kelas 5 SD itu terjadi di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Editor: Faisal Zamzami
Istimewa
Bocah SD dibacok kakak kelasnya 

SERAMBINEWS.COM - Aksi saling ejek dua bocah SD berujung pada kekerasan yang menelan korban.

 Seorang bocah kelas 5 Sekolah Dasar (SD) jadi korban pembacokan yang dilakukan oleh kakak kelasnya.

Pelaku mebacok korban dengan menggunakan sabit saat korban sedang bermain bola.

Sabit mengenai tangan kanan GA dan korban langsung jatuh bersimbah darah.

Kabarnya, pembacokan terhadap anak kelas 5 SD itu terjadi lantaran saling ejek dengan kakak kelasnya yang duduk di kelas 6 SD saat bermain bola.

Pembacokan terhadap bocah kelas 5 SD itu terjadi di Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.


Korban berinisial GA (13) itu bersimbah darah dan langsung dilarikan ke rumah sakit oleh orangtuanya.

akibat ditebas dengan sabit oleh NA (14), korban mengalami luka bacok yang cukup parah di lengan kanannya.

Dalam video unggahan @ndorobei.official, tampak korban tengah telentang di tempat tidur rumah sakit.

GA terlihat menangis merintih lantaran rasa sakit yang ada di lengannya.

Terlihat sejumlah petugas medis dan keluarga mencoba menenangkan korban yang menjerit kesakitan.

Pada keterangan unggahan @ndorobei.official, pembacokan tersebut bukan kasus pertama yang dilakukan oleh pelaku.

Sebelumnya, NA juga melakukan hal yang sama kepada temannya. NA disebut pernah melukai tangan temannya dengan menggunakan gergaji.

"Menurut informasinya ini kasus kedua dahulu pernah memakai gergaji ketangan temennya," tulis @ndorobei.official.

Baca juga: Pelajar di Bogor Tewas Dibacok, Korban Sempat Ucap Kata-kata Terakhir hingga Firasat Buruk Orang Tua


 
Tak terima dengan perlakuan NA terhadap GA, orangtua korban langsung melaporkan kasus itu ke Polres Blitar

Dilansir dari TribunJatim, Kasat Reskrim Polres Blitar AKP Tika Puspitasari mengatakan hingga kini polisi belum mengamankan pelaku.

"Sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan-pemeriksaan dan belum melakukan tindakan pengamanan. Yang kami amankan, baru sabit dan baju koko korban," kata Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Tika Puspitasari, Minggu (12/3/2023).

Menurut keterangan, AKP Tika Puspitasari pembacokan itu bermula dari saling ejek saat keduanya tengah bermain sepak bola.

Saat itu, anak-anak yang masih satu kampung itu bermain sepak bola di halaman pesantren setelah mengaji.

Oleh karena itu, mereka masih mengenakan baju koko saat bermain sepak bola.

"Habis mengaji. Namanya anak-anak ya begitu itu," ujar AKP Tika Puspitasari.

Saat bermain bola, anak-anak itu kemudian saling mengejek karena ada yang kalah dalam permainan tersebut.

Selain mengejek soalsepak bola, anak-anak itu juga saling meledek dengan menyebut nama bapak.

Na yang tak terima nama bapaknya disebut-sebut, langsung berlari keluar lapangan dan pergi ke rumahnya.

Tak disangka, pelaku kembali ke lapangan dengan membawa sabit dan langsung menyerang korban.

Sabitan tersebut kemudian mengenai tangan kanan GA dan korban langsung jatuh bersimbah darah.

Korban yang terluka kemudian ditolong warga dan dilarikan ke RSUD Ngudi Waluyo Wlingi Blitar.

Baca juga: Khusus Bagi Warga Pelosok, Satlantas Polres Aceh Singkil Siapkan Layanan Antar Jemput Pembuatan SIM

Baca juga: Mantan Napi Koruptor Tasdi Jadi Staf Khusus Risma, Ini Penjelasan Kemensos

Baca juga: Seorang WNA di Simeulue Diamankan Polisi, Ini Penyebabnya

Artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dengan judul Berawal dari Saling Ejek Nama Bapak, Bocah Kelas 5 SD Ini Dibacok Kakak Kelasnya saat Bermain Bola

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved