Peristiwa

Gegara Mengejek Nama Bapak, Bocah SD Bacok Temannya di Blitar, Ini Kronologinya

Semua bermula saat pelaku dan korban bermain sepak bola di halaman pesantren setelah mengaji pada Kamis

Editor: Nur Nihayati
tribunjatim
Ilustrasi pembacokan 

Semua bermula saat pelaku dan korban bermain sepak bola di halaman pesantren setelah mengaji pada Kamis

SERAMBINEWS.COM - Peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat di tempat lain.

Bagi orangtua memiliki anak supaya bisa memberitahukan kepada sang supaya tidak mengejek nama orangtua karena hal ini tidak baik.

Kasus bocah SD bacok teman sendiri dilaporkan terjadi di Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Adapun identitas korban pembacokan berinisial Ga (13), bocah kelas 5 SD, sementara pelakunya Na (14).

Kedua bocah itu sama-sama tinggal di Desa/Kecamatan Gandusari.

Sementara pemicu masalah ini gara-gara menjadikan nama bapak sebagai bahan ejekan.

Kasat Reskrim Polres Blitar, AKP Tika Puspitasari membeberkan kronologi kejadian nahas ini.

Semua bermula saat pelaku dan korban bermain sepak bola di halaman pesantren setelah mengaji pada Kamis (9/3/2023) sore.

"Habis mengaji. Namanya anak-anak ya begitu itu," tutur Tika.

Tika melanjutkan, anak-anak kemudian terlibat saling ledek karena ada yang kalah bermain bola.

Tak hanya meledek soal sepak bola, anak-anak itu juga meledek dengan menyebut nama bapak.

Diduga tak terima nama bapaknya dibawa-bawa, Na langsung lari ke luar lapangan lalu masuk ke arah dapur.

Na menenteng sabit itu keluar dari dapur dan melayangkannya ke arah korban Ga.

Tak disangka, Na datang kembali dengan menenteng sabit dan langsung menyerang korban, hingga langsung ambruk bersimbah darah.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved