Berita Langsa
Cegah Serangan Digital, AJI Langsa Gelar Workshop Digital Security bagi Puluhan Jurnalis
Sebelumnya, kata Mustafa Rani, 20 perwakilan AJI Kota lainnya sudah mengikuti Training of Trainer (ToT) Digital Safety di Jakarta, pertengahan Februar
Penulis: Zubir | Editor: Mursal Ismail
Sementara, Jafaruddin, Jurnalis Serambi Indonesia yang juga pemateri dalam pelatihan tersebut memaparkan konsep dan bentuk serangan digital pada jurnalis.
Keamanan perangkat, mengelola identitas, keamanan komunikasi dan mitigasi liputan berisiko.
Pasalnya, serangan digital ini bisa juga menjadi serangan fisik, karena tidak ada yang benar-benar aman di dunia maya.
“Menerapkan keamanan saja belum tentu aman, misalnya soal penggunaan password dan mengelola identitas diri.
Maka kita sarankan para peserta untuk menggunakan password berbeda untuk setiap akun media sosial dan perangkat digital mereka.
Agar lebih aman, pola-pola tersebut mesti kombinasi antara kalimat, angka, dan simbol. Kemudian melakukan verifikasi dua langkah, agar penggunaan akun jauh lebih aman,” kata Jafaruddin yang juga Sekretaris AJI Lhokseumawe.
Dirinya mengingatkan, terlebih ke depan tahun politik, jurnalis sangat rentan terkena serangan digital, sehingga pengamanan digital perlu segera dilakukan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Workshop-keamanan-digital.jpg)