Serambi Demokrasi Awards 2023
Tgk Amran, Sosok Merakyat Peduli Santri
Di mata kolega dan rakyat jelata, Tgk Amran dikenal sosok yang ramah, mudah bergaul, mudah dalam berkomunikasi dengan semua kalangan dan merakyat. Ia
Penulis: Ilhami Syahputra | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM - Pria kelahiran Pasie Lembang, Kecamatan Kluet Selatan, Kabupaten Aceh Selatan, pada 12 Desember 1975 ini merupakan sosok pejuang Gerakan Aceh Merdeka (GAM).
Perjalanan hidup Tgk Amran yang bersahaja bisa dibilang penuh warna dan dinamika. Sebelum menjadi bupati, Tgk Amran adalah Panglima Daerah GAM III Wilayah Lhok Tapaktuan.
Sebagai Panglima, ia harus memimpin pasukannya bergerilya di hutan melawan Pemerintah RI. Begitu Aceh damai pasca ditandatanganinya MoU Helsinki pada 15 Agustus 2005, Tgk Amran bersama pasukannya turun gunung dan bergabung bersama Komite Peralihan Aceh (KPA), sebuah lembaga yang menaungi eks kombatan GAM pasca damai.
• Bupati Aceh Selatan Tgk Amran Dapat Serambi Demokrasi Awards 2023, Sosok Inspiratif Peduli Santri
Sosok Tgk Amran sejak lama memang sudah dikenal luas di kalangan masyarakat Aceh Selatan.
Sebutan Teungku (Tgk) yang melekat di awal namanya merupakan gelar yang diberikan masyarakat Aceh kepada setiap laki-laki dewasa dari suku Aceh yang memiliki pengetahuan lebih tentang agama.
Jadi wajar, dalam menjalankan roda kepemimpinannya Tgk Amran lebih mengedepankan sifat sederhana dan merakyat.
Di mata kolega dan rakyat jelata, Tgk Amran dikenal sosok yang ramah, mudah bergaul, mudah dalam berkomunikasi dengan semua kalangan dan merakyat. Ia juga dikenal sebagai sosok yang peduli pada santri dan pendidikan dayah.
• In Memoriam: Prof Gunawan, Intelektual Petarung Santun
Tgk Amran pada awalnya merupakan kader Partai Aceh (PA). Namun kala itu haluan politiknya berubah. Bersama Irwandi Yusuf (mantan Gubernur Aceh), dan Tgk Abrar Muda (mantan Panglima GAM Wilayah Lhok Tapaktuan), serta sejumlah tokoh GAM lainnya, mereka mendirikan Partai Nanggroe Aceh (PNA) hingga sekarang.
Perjalanan politiklah yang kemudian mengubah jalan hidupnya dari eks kombatan GAM menjadi politikus. Tgk Amran bersama H Azwir SSos mencalonkan diri dalam Pilkada 2018. Cita-cita politik itu berjalan mulus. Tgk Amran resmi terpilih sebagai wakil bupati Aceh Selatan mendampingi H Azwir S Sos sebagai bupati.
Namun setahun kemudian, takdir berkata lain. Bupati H Azwir menghadap Sang Khalik. H Azwir meninggal dunia di Rumah Sakit National University Hospital Singapura, Senin (2/12/2019) silam.
Praktis tampuk kepemimpinan yang kosong pasca ditinggalkan H Azwir diisi wakilnya Tgk Amran yang kemudian diangkat menjadi Plt Bupati demi melanjutkan estafet kepemimpinan di Pemerintahan Kabupaten Aceh Selatan.
Seiring perjalanan waktu Tgk Amran resmi dilantik dan diambil sumpah sebagai bupati Aceh Selatan definitif untuk sisa masa jabatan 2018-2023 oleh Plt Gubernur Aceh Ir H Nova Iriansyah MT dalam rapat paripurna istimewa yang berlangsung di Gedung DPRK Aceh Selatan, Kamis (25/6/2020).
Terhitung sejak Kamis (25/6/2020) lalu, Tgk Amran resmi menjadi orang nomor satu di Pemkab Aceh Selatan. Selain sudah sah sebagai Bupati Aceh Selatan, saat ini Tgk Amran juga menjabat Ketua Partai Nanggroe Aceh (PNA) Kabupaten Aceh Selatan.(*)
• Fuji dan Thariq Halilintar Disebut Masih Saling Sayang meski Sudah Putus, Ini Kata Pihak Keluarga
• Shireen Sungkar dan Teuku Wisnu Dampingi Adam dan Hawwa Anaknya Berpuasa, Begini Caranya
• Sore Ini, Abdullah Puteh Dilantik Jadi Anggota Majelis Nasional KAHMI
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Tgk-Amran-Dapat-penghargaan-dari-SI.jpg)