Ramadhan 2023
Bahaya Makan Pedas saat Sahur dan Berbuka Puasa, Tak Hanya Timbulkan Masalah Gangguan Pencernaan
Mengonsumsi makanan pedas di bulan puasa terutama saat sahur dan buka puasa bisa memberi efek berbahaya bagi pencernaan.
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Amirullah
Pertama, lemak yang terdapat pada gorengan sulit dicerna oleh tubuh.
Selain sulit dicerna, minyak pada gorengan juga akan bertahan lebih lama pada saat berada di lambung.
Kedua, mengonsumsi gorengan pada saat berbuka puasa dapat berisiko mengakibatkan mual dan muntah.
Pasalnya, lemak yang terkandung pada minyak yang digunakan untuk menggoreng gorengan sulit dicerna oleh tubuh.
Kesulitan mencerna itulah yang pada akhirnya membuat seseorang merasa tidak nyaman dan berisiko terjadi nyeri perut bahkan bisa mual muntah.
Oleh karena itu, mengonsumsi gorengan harus kita kurangi.
Tak hanya gorengan, umumnya semua makanan berlemak ketika dikonsumsi setelah berbuka puasa akan mengakibatkan rasa yang tidak nyaman.
Hal ini yang harus dipertimbangkan ketika kita mengonsumsi makanan berbuka puasa yang tinggi lemaknya.
3. Makanan pedas
Makanan pedas memang menggugah selera sekali, terutama ketika momen buka puasa tiba.
Tetapi sayangnya belum banyak yang memahami bahaya makan pedas untuk buka puasa ini.
Tidak hanya bagi yang memiliki masalah pencernaan saja yang harus mewaspadai bahaya makan pedas untuk buka puasa.
Kata dr Verawati Sudarma, mengonsumsi makanan dengan kandungan capsaicin berlebih juga bisa membuat lambung menjadi terluka.
Termasuk bagi mereka yang tidak memiliki masalah pencernaan.
Ditambah lagi ketika puasa perut pasti kosong karena sudah menahan haus dan lapar hampir 14 jam.
Jika harus dipaksa untuk berbuka dengan makanan pedas, maka kemungkinan lambung akan terluka menjadi lebih besar lagi.
4. Kopi
Minum kopi saat puasa memberikan efek negatif pada kesehatan tubuh.
Ada banyak risiko kesehatan yang mengintai apabila minum kopi saat puasa, salah satunya adalah dehidrasi.
Saat ber puasa, kita cenderung mengonsumsi air yang kurang.
Belum lagi, kopi memiliki efek diuretik, artinya kita cenderung lebih banyak untuk buang air kecil.
"Saat kita ber puasa, kita cenderung mengonsumsi air yang kurang, ditambah di dalam kopi memiliki efek diuretik, artinya kita cenderung lebih banyak untuk buang air kecil," ujar dr Verawati Sudarma.
Nah, konsumsi air yang kurang karena puasa, ditambah efek diuretik dari kopi ini, tentu saja membuat kita lebih berisiko untuk mengalami dehidrasi.
Efek selanjutnya, minum kopi saat puasa berisiko membuat pencernaan seseorang terasa tidak nyaman.
Hal tersebut diakibatkan oleh kandungan kafein pada kopi.
"Kafein yang terdapat di dalam kopi membuat seseorang menjadi tidak nyaman pencernaannya," lanjutnya.
Risiko dehidrasi dan mengakibatkan pencernaan tidak nyaman, menjadi dua hal yang menyebabkan mungkin kopi bukan pilihan terbaik pada saat kita sedang ber puasa.
Nah, jika Anda ingin mengonsumsi kopi pada saat bulan Ramadhan, sebaiknya lakukan beberapa tips berikut ini sebagaimana yang disarankan oleh dr Verawati Sudarma.
Pertama, pastikan Anda tidak mengonsumsi kopi terlalu banyak.
Kedua, pastikan pada saat minum kopi sebaiknya diminum setelah kita mengonsumsi makanan utama saat berbuka puasa.
Dua tips tersebut akan mengurangi efek samping dari mengonsumsi kopi yang tidak baik tadi.
Hal ini juga berlaku pada saat Anda mengonsumsi minuman kopi kekinian.
Kopi kekinian tentu saja tidak baik untuk kesehatan kita baik itu diminum hangat maupun dingin, pasalnya kopi kekinian mengandung efek gula.
Sebagai solusi, sebaiknya Anda tidak berlebihan dan ingat waktu yang tepat saat mengonsumsi kopi.
5. Minuman bersoda
Selama bulan Ramadhan, minuman bersoda seharusnya dihindari.
Pasalnya, minuman bersoda bisa menyebabkan masalah pencernaan, salah satunya meningkatkan asam lambung dan memperlambat proses pencernaan di dalam tubuh.
Minum soda saat berbuka puasa memang menyegarkan, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengonsumsinya.
Pasalnya, ada dua bahaya berikut yang mengintai tubuh jika Anda minum soda saat berbuka puasa.
dr Verawati Sudarma mengatakan, minuman soda mengandung tinggi gula sehingga tidak baik untuk kesehatan.
Selanjutnya, minuman berkarbonasi ini juga tidak baik untuk pencernaan.
Gelembung karbondioksida dalam minuman berkarbonasi akan meningkatkan gas di saluran pencernaan.
Apalagi perut dalam keadaan kosong saat puasa, lambung otomatis akan kaget dan meningkatkan kadar asam.
Hal ini bisa menimbulkan beberapa masalah seperti asam di mulut, sensasi panas di dada, hingga maag.
"Minuman berkarbonasi ini ternyata tidak baik untuk pencernaan, ketika kita meminum minuman yang berkarbonasi, hal tersebut akan menyebabkan pembesaran atau disensi pada lambung," imbuhnya.
Selain itu, minum soda saat berbuka puasa akan lebih berisiko lagi kepada orang yang mengalami refluks asam lambung.
"Pada orang yang mengalami refluks, hal ini tentu saja akan menimbulkan keluhan yang lebih besar lagi," lanjutnya.
Bahkan, kandungan kadar gula yang tingi pada soda juga sangat berbahaya bagi orang yang menderita diabetes.
"Kadar gula yang tinggi untuk penderita diabetes tentu saja tidak baik karena akan meningkatkan kadar gula darah,"
Oleh karena itu minuman soda tidak disarankan.
Lebih lanjut kata dr Verawati Sudarma, jika kita sering mengonsumsi minuman bersoda tentu saja risiko terkena penyakit diabetes melitus akan meningkat.
Jika Anda ingin mengonsumsi minuman bersoda, pastikan tidak mengonsumsi soda, apalagi dalam porsi yang banyak.
Terakhir saran dr Verawati Sudarma, sebaiknya kita mengkombinasikan konsumsi soda ini dengan makanan sehat lainnya, contohnya kolang kaling atau sifatnya seperti buah-buahan yang membantu menurunkan kadar gula pada soda. (Serambinews.com/Firdha Ustin)
makanan pedas
Sahur
Buka puasa
Gangguan Pencernaan
Bahaya Makan Pedas saat Sahur
Serambi Indonesia
Serambinews.com
berita serambi
Bahaya Makan Pedas saat Berbuka Puasa
pedas
Idul Adha Jangan Khawatir, Tak Masalah Makan Jeroan Kata dr Zaidul Akbar : Asalkan Diolah Begini |
![]() |
---|
Peluang Hamil Tinggi, Puasa Ramadhan Bikin Sperma dan Sel Telur Makin Bagus, Seksolog: Asalkan |
![]() |
---|
Besok Jumat Terakhir di Ramadhan, Ini Daftar Khatib dan Imam Shalat Jumat di 80 Masjid Aceh Besar |
![]() |
---|
Ini Daftar Khatib dan Imam Shalat Jumat di Banda Aceh Besok 30 Ramadhan 1444 Hijriah |
![]() |
---|
Jumat Terakhir Ramadhan 1444 H, Ini Daftar Khatib dan Imam Shalat Jumat di Banda Aceh 21 April 2023 |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.