Serambi Demokrasi Awards 2023
Iskandar Ali, Bersama Rakyat kecil dan Lansia
Pembahasan secara intens antara legislatif dan eksekutif tetap mempertahankan sekitar 3.000 lebih tenaga kontrak di Aceh Besar.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Ibrahim Aji
Bahkan, Mak Ti sendiri harus menumpang di rumah anaknya di sebelah.
Sementara untuk memasak masih menggunakan dapur miliknya di rumah yang hampir ambruk, tiangnya sudah miring dan dinding sudah sangat lapuk serta sebagian besar atap bocor.
Persoalan sosial seperti ini sangat sering ia temukan.
Hal ini menjadi penggerak bagi Iskandar Ali untuk membantu rumah milik Mak Ti.
Proses rehab rumah tersebut ia gunakan dengan uang pribadinya sendiri.
Selain rehab rumah, pada program Saweuh Wareih itu juga pihaknya memberikan bantuan sembako kepada sejumlah masyarakat.
Kemudian, mengadvokasi masyarakat yang sakit dan perlu dirujuk ke pusat kesehatan.
Saweuh Wareih ini dibentuk atas dasar kepedulian sosial dari anggota DPRK Aceh Besar Fraksi
PAN.
“Bahkan kita juga menemukan ada anak yang tidak bisa bersekolah karena terkendala biaya, masyarakat yang sakit.”
“Ini kerap kita temui saat melakukan gowes. Dan kita langsung fasilitasi yang bersangkutan,” ujarnya.
Sepanjang tahun 2023 ini juga, ia menargetkan semua kecamatan di Aceh Besar habis dikunjungi melalui program Saweu Wareih ini.
Selain mendapat potret Aceh Besar secara langsung, juga dapat melakukan pemetaan potensipotensi di setiap kecamatan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ketua-DPRK-Aceh-Besar-Iskandar-Ali-Roni.jpg)