Serambi Demokrasi Awards 2023
Mengadvokasi Korban Perdagangan Manusia
Pada awal Januari lalu, ia langsung berangkat ke Malaysia saat mendapat informasi ada dua gadis Aceh yang dijual ke rumah bordil.
Penulis: Indra Wijaya | Editor: Ibrahim Aji
Namun, saat tiba di Malaysia, oleh agen yang membawa mereka langsung mempekerjakan korban di rumah prostitusi.
Karena hal itu pula ia meminta, Pemerintah Aceh tidak tutup mata melihat kasus-kasus tersebut.
Pekerja migran harus betul-betul dilindungi.
Pasalnya, mereka masuk ke Malaysia itu legal, namun dokumen keduanya disita oleh agen (pelaku perdagangan manusia).
Sebab di Malaysia sendiri, ada 650 ribu jiwa masyarakat Aceh disana.
Dan kebanyakan mereka tidak memiliki dokumen.
Atas laporan itu lanjut Iskandar, MPR RI mengajak untuk melakukan investigasi bersama.
Dan ini menurutnya harus menjadi perhatian bersama dari unsur terkait.
Hal ini seperti fenomena gunung es, yang dapat berakibat fatal bagi generasi Aceh.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Iskandar_Ali_2023_Serambi_Awards.jpg)