Berita Bireuen
Janda Keude Lapang yang Rumahnya Terbakar Dapat Bantuan dari Bhayangkari Ranting Gandapura Bireuen
Bantuan sembako dan lainnya diserahkan Ketua Bhayangkari Ranting Gandapura, Bireuen, Putri Rizal bersama pengurus lainnya yang berkunjung ke
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Bantuan sembako dan lainnya diserahkan Ketua Bhayangkari Ranting Gandapura, Bireuen, Putri Rizal bersama pengurus lainnya yang berkunjung ke tenda tempat Nurlaila dan keluarganya berteduh sejak rumahnya terbakar.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Nurlaila A Gani (42), janda yang rumahnya di Dusun Gle Kuprai, Desa Keude Lapang, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, beberapa waktu lalu, kemarin, Jumat (31/3/2023) sore menerima bantuan dari Bhayangkari Bireuen Ranting Gandapura.
Bantuan dari Bhayangkari Bireuen Ranting Gandapura ini sebagai rangkaian kegiatan bakti sosial Jumat berkah.
Bantuan sembako dan lainnya diserahkan Ketua Bhayangkari Ranting Gandapura, Bireuen, Putri Rizal bersama pengurus lainnya yang berkunjung ke
tenda tempat Nurlaila dan keluarganya berteduh sejak rumahnya terbakar.
Penyerahan bantuan turut dihadiri Kapolsek Gandapura, Pengurus Bhayangkari Ranting Gandapura, Keuchik, Sekdes dan Tuha Peut Desa
Keude Lapang, Kecamatan Gandapura, serta personil Polsek Gandapura.
Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH melalui Kapolsek Gandapura, Iptu Muhammad Rizal SE SH MH mengatakan, adapun bantuan yang diserahkan di tenda penampungan sementara, yakni beras, telur kacang hijau, sirup cap patung.
Baca juga: BREAKING NEWS - Tiga Rumah Terbakar di Jontor Subulussalam
Kemudian mi instan, air mineral, satu set mukena, satu kasur lipat, dan lainnya.
Kegiatan sosial tersebut dalam rangka kepedulian Bhayangkari Ranting Gandapura terhadap korban kebakaran juga sebagai kegiatan Jum'at Berkah
Bhayangkari Ranting Gandapura.
Rumah Janda di Gandapura Terbakar, Ini Dugaan Penyebabnya
Seperti diberitakan Serambinews.com sebelumnya, rumah milik Nurlaila A Gani (42) seorang janda dengan tanggungan tiga anaknya warga Dusun Gle Kuprai, Desa Keude Lapang, Gandapura Bireuen, terbakar sekitar pukul 06.15 WIB, Selasa (21/3/2023).
Saat kebakaran terjadi, Nurlaila tidak berada di rumah.
Ia sedang berjualan nasi di Keude Gandapura persisnya di depan warung Sate Apaleh, Gandapura.
Akibat peristiwa tersebut, korban sudah tidak memiliki tempat tinggal lagi.
Padahal mulai Kamis 23 Maret 2023 awal bulan suci Ramadhan dan nantinya hari Raya Idul Fitri mereka tidak ada
tempat tinggal.
Baca juga: Penggemar Drakor, Berikut Rekomendasi Drama Korea Tayang April 2023
Menyangkut kronologis kejadian, Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH melalui Kapolsek Gandapura, Iptu Muhammad Rizal SE SH MH mengatakan, berdasarkan keterangan yang diperoleh anggota Polsek Gandapura yang turun ke lokasi, satu unit rumah konstruksi kayu berdinding tepas bambu milik Nurlaila A Gani terbakar.
Keterangan diperoleh, pada saat itu korban memasak nasi di dapur.
Kemudian korban terburu-buru untuk berjualan di Pasar Geurugok, setelah memasak Nurlaila pergi bersama dengan kedua anaknya yang mana pada saat itu korban lupa mematikan api kompor gas elpiji 3 kilogram.
Setelah tiba di Pasar Geurugok, kemudian kedua anak korban pulang ke rumah.
Setibanya di rumah, sang anak melihat rumahnya sudah dilalap api.
Kemudian anaknya meminta pertolongan kepada warga setempat untuk memadamkan api.
Namun upaya tersebut tidak berhasil, disebabkan rumah tersebut terbuat dari bahan kayu berdinding tepas bambu yang mudah terbakar.
Baca juga: Nurlaila, Korban Kebakaran di Gandapura Terima Bantuan BMA
Sementara itu, Dinsos Bireuen bersama BPBD Bireuen, Selasa (21/3/2023) siang mengantar bantuan masa panik.
Kadis Sosial Bireuen, Ismunandar ST MT melalui Sekdis Alfian MPd kepada Serambinews.com mengatakan, bantuan masa panik dari Pemkab Bireuen sudah diantar ke rumah korban.
Camat Gandapura, Bireuen, Azmi SAg mengatakan, bantuan dari Dinsos maupun BPBD sudah diterima korban.
“Bantuan diserahkan dan diterima korban kebakaran,” ujar camat.
Janda di Gandapura yang Rumahnya Terbakar Biasanya Jualan Penganan Berbuka, Kini Semua Sudah Hangus
Sebelumnya juga diberitakan nasib sedih dialami Nurlaila A Gani, janda berusia 42 tahun yang memiliki tiga anak.
Bagaimana tidak, rumahnya di atas tanah wakaf di Dusun Gle Kuprai, Desa Keude Lapang, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, ludes terbakar, Selasa (21/3/2023) sekitar pukul 06.15 WIB.
Rumah berdinding tepas bambu dan beratap daun rumbia serta seisinya itu, termasuk peralatan dirinya jualan nasi di Keude Geurugok, Kecamatan Gandapura, Kabupaten Bireuen, ludes terbakar.
“Padahal rencananya seperti biasa, dalam bulan puasa ini, saya bersama anak-anak akan jualan penganan berbuka, seperti pecal atau gado-gado.
Namun seluruh peralatan sudah terbakar semua bersamaan dengan terbakarnya rumah,” kata Nurlaila saat Serambinews.com, Rabu (22/03/2023) melihat langsung kondisi keluarga ini seusai rumah tersebut ludes terbakar.
Nurlaila dengan mata menerawang melihat sekitar tenda yang terdapat tumpukan kayu bekas terbakar dan juga peralatan dapur ikut hangus.
Amatan Serambinews.com, kompor gas, periuk nasi, piring dan lainnya terbakar dan sudah dikumpulkan agar tidak berserakan.
Sejumlah ibu-ibu tampak menemani Nurlaila di tenda itu dan berharap wanita ini bersabar.
Warga berharap ada kepedulian dari berbagai pihak untuk wanita ini, sehingga setidaknya ia juga bisa berjualan sebagaimana biasanya. (*)
Warga Binaan Lapas Bireuen Dilatih Budidaya Bebek Petelur |
![]() |
---|
Satgas PPKPT Umuslim Buka Layanan Pengaduan Kekerasan Seksual Dan Kasus Lainnya |
![]() |
---|
LPPM UIA Bireuen dan INTI International University Perkuat Jalin Kerja Sama |
![]() |
---|
Seribuan Santri Bireuen Mendaftar Seleksi Beasiswa di Dinas Pendidikan Dayah Bireuen |
![]() |
---|
DPKP Gelar Gerakan Pangan Beras Murah di Gandapura, Ini Jadwal dan Lokasi Berikutnya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.